BPK Berikan Catatan Terhadap Pemda di Kalsel

Banjarbaru, KP – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalsel sudah melakukan pemeriksaan terhadap pemerintah daerah (pemda) di Kalsel. Dari hasil pemeriksaan itu terdapat beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kalsel Tornanda Syaifullah, mengatakan masalah belanja modal pada tahun ini cukup baik. Hal itu disebabkan pembayaran yang tadinya bermasalah jika ada kekurangan volume, dan keterlambatan sudah diselesaikan.

Dari sisi efektivitas pengelolaan belanja daerah ada kelemahan yang perlu diperhatikan seperti dalam kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan didanai APBD dan kegiatan DAK pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, dan Dinas Perikanan tidak dilaksanakan.

Untuk efektivitas pengelolaan dana bidang kesehatan, kelemahan yang perlu diperhatikan menurut BPK adalah rencana pemanfaatan dana kapitasi belum disertai perhitungan skala prioritas kebutuhan dan belum mempertimbangkan ketersediaan sumber daya.

Berita Lainnya

Lagi, Gebrak Masker di Sungai Sumba

1 dari 357
Loading...

Pemanfaatan dana kesehatan lain seperti pajak rokok dalam APBD untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar belum direncanakan secara cermat, dan usulan permintaan dropping berupa obat, vaksin, BHMP, PMT dan alat kesehatan belum sepenuhnya didasarkan usulan Puskesmas.

“Pemerintah daerah wajib menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dalam waktu selambatnya 2 bulan atau 60 hari sejak laporan hasil pemeriksaan diserahkan, ” katanya kepada awak media ini, Senin (16/12).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie, menyatakab setelah menerima laporan hasil pemeriksaan dari BPK akan segera memperbaiki kekurangan dan permasalahan.

“Saya akan melakukan koordinasi bersama pak gubernur dulu, tentang apa yang harus diperbaiki,” ucapnya.(mns/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya