Dewan, Pemko dan Pelindo III Duduk Bersama

BANJARMASIN, KP – Komisi III DPRD, Pemko dan PT Pelindo III Banjarmasin, Senin (6/1) kemarin, duduk bersama untuk membahas rencana perluasan jalan serta pengembangan kawasan peti kemas pelabuhan Triksakti yang hingga tak kunjung belum terealisasi.

Hadir dalam pertemuan itu, Pemko Banjarmasin diwakili Asisten III Bidang Pembangunan, Ir Doyo Pudjadi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diwakil Kabid Pengkajian dan Pengembangan, Puryani, Camat Banjarmasin Barat, Lurah Telaga Biru Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Akhmad Fanani Saefudin, serta dihadri langsung CEO Pelindo III Regional Kalimantan Boy Rubyanto.

Pertemuan ini sekaligus untuk menindaklajuti hasil kunjungan kerja kami beberapa waktu lalu ke Pelindo III, kata Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaeni, SE kepada sejumlah wartawan.

Dikemukakan, pihak Pelindo III meminta agar Pemko merealisasikan kerjasama atau MoU yang sebelumnya telah ditandatangani. Salah satu kerjasama itu adalah pembangunan perluasan jalan perluasan peti kemas Pelabuhan Trisakti.

Untuk pengembangan kawasan pelabuhan ini, Pemko menyetujui pembebasan lahan sekitar kawasan Barito Ilir seluas sekitar 2,7 hektar. Namun pembebasan lahan milik Pemko dan hingga saat ini dijadikan tempat hunian warga itu belum direalisasikan, ujarnya.

Menurut Muhammad Isnaeni, dalam pertemuan dilaksanakan hasilnya tampak menemui titik terang dan dijanjikan akan sesegeranya direalisasikan oleh pihak Pemko Banjarmasin. Direncanakan dalam APBD perubahan tahun 2020 ini dokumen perencanaan untuk kepentingan pembebasan lahan itu akan dianggarkan. Termasuk menyiapkan payung hukumnya, ujarnya.

Sebelumnya ia mengemukakan, jika pihak dewan sangat mendukung rencana ini, karena pengembangan pelabuhan selaian untuk menunjang dan menunjang Banjarmasin sebagai pintu gerbang pereknomian Kalsel, tapi juga sekaligus untuk menambah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota ini,“ ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.784
Loading...

Senada juga dikemukakan, CE Pelindo III Regional Kalimantan, Boy Rubyanto. Ia menjelaskan, kesepakatan perluasan jalan dan memperlauas terminal peti kemas tersebut suda yaitu sekitar tahun 2012 lalu. Sayangnya rencana ini belum bisa direalisasikan, ujarnya.

Dijelaskan Boy Rubyanto, jika kerjasama itu bisa direalisasikan tentunya akan memberikan dampak positif khususnya dalam kerangka untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin.

Sebelumnya ia menjelaskan, dalam perjanjian dan kerjasama telah disepakati Pemko Banjarmasin membebaskan lahan, sedangkan pendanaan atau investasi perluasan jalan serta pengembangan pembangunan peti kemas menjadi tanggung jawab Pelindo III.

Sesuai MoU yang telah disepakati dari hasil pengoperasian terminal kemas berdasarkan bagi hasil, ujarnya.

Boy kembali menandaskan, pengembangan perluasan peti kemas Pelabuhan Triksaksti ini nantinya akan sangat menguntungkan kedua belah pihak. Sesuai ekspos yang kami sampaikan, akan dibangun lahan parkir untuk angkutan besar, pelabuhan peti kemas, dan lainnya. Karena ini kerjasama bisnis, pasti akan ada keuntungan bagi Pemkot Banjarmasin sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), terangnya.

Ia mengemukakan, pengembangan sekitar kawasan pelabuhan Trisakti ini saat ini sangat mendesak karena berdasarkan data aktifitas bongkar muat peti kemas cukup besar.Termasuk masuknya pengiriman kendaraan bermotor.

Berdasarkan data Pelindo III hampir setiap bulannya terdapat pengiriman sekitar 2000 unit kendaraan roda empat di tambah 15.000 unit kendaraan roda dua yang diangkut dengan kapal roro dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, demikian kata Boy Rubyanto. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya