HSS Miliki EWS Untuk Deteksi Banjir

ALAT EWS - Terpasang di Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado, HSS. (KP/Ist)
412

Kandangan, KP – Waspada terhadap bencana banjir di musim penghujan, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sudah terpasang alat deteksi dini potensi bahaya banjir bernama early warning system (EWS).

EWS terpasang di salah satu titik di sungai Amandit, tepatnya di Muara Hatib, desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado.

Jika debit air sungai di daerah hulu sudah melebihi ambang batas normal, maka alat tersebut akan memberikan peringatan, sehingga bisa pemerintah bisa mengambil kebijakan untuk menghidari korban pada masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPB Kesbangpol) HSS, Efran menerangkan, EWS merupakan milik pemerintah provinsi yang pengelolaannya dilakukan kabupaten.

Jika air sungai melebihi batas normal dan ada indikasi bahaya banjir terang Efran, EWS akan mengirim short message service (SMS) peringatan ke pihaknya.

“Jadi, penggunaan alat itu untuk memberi peringatan dini ke masyarakat, terutama di kita sebagai penanggung jawab untuk melakukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana ,khususnya banjir di kabupaten HSS,” tutur Efran.

Meski sudah ada satu buah, Efran menilai hal itu masih dinilai kurang. Sebab terangnya, idealnya EWS terpasang di beberapa titik aliran sungai, agar pantauan lebih maksimal.

Untuk itu tambahnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk meminta penambahan EWS minimal 1 buah lagi, sehingga setiap potensi bencana banjir bisa cepat diantisipasi. (tor/K-6)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...