Bupati Sakariyas “Saya Ingin ASN Sejahtera”

KASONGAN, KP- Tunjangan Kinerja (Tukin) berbasis peningkatan kinerja dari apartur sipil negara (ASN) dan merupakan tambahan penghasilan bagi ASN kini berganti menjadi tunjangan lauk pauk (TLP).

” Hal itu sesuai UU, yang tak membolehkan Tukin kepada ASN melalui PAD,” kata Bupati Katingan Sakariyas kepada sejumlah wartawan Senin (17/2/2020).

Diakuinya selama pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Katingan sebesar Rp.62 Milyar rupiah, nah sedangkan Tukin yang diberikan kepada ASN sebesar Rp. 80 Milyar rupiah sehingga ada kelebihan sekitar Rp.30 Milyar dan ini aoan digeser menjadi tunjangan lauk pauk (TLP).

” Dalam waktu dekan ini kita akan konsultasikan ke pemerintah pusat yakni ke Kementrian Keuangan dan Kemendagri, terkait tambahan penghasilan ASN ini, karena sudah ada regulasi dari pemerintah pusat,” ujar Sakariyas.

Menurut dia, secara pribadi dirinya ingin ASN di Katingan hidup sejahtera, tentunya tetap meningkatkan profesionalisme dan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat. ” Kalo saya sepanjang PAD besar tak masalah ,” ujarnya.

Disisi lain pembiayaan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Katingan sebesar Rp.47 Milyar rupiah digunakan untuk pembiayaan BPJS, juga harus dipenuhi dan dianggarkan melalui dana daerah dalam APBD karena ada regulasi dari pusat yang mengaturnya.

” untuk itu, saya harap masyarakat dapat membayar pajak, termasuk pajak IMB dan sarang burung walet guna kesejahteraan masyarakat Katingan,” timpalnya (isn/K-10)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...