Allstar Kalsel, juara Festival Sepakbola Legenda Paman Birin 2020

Tim Allstar Kalsel jawara Festival Sepakbola Legend Piala Paman Birin 2020, dengan tanpa kebobolan satu golpun sejak awal hingga final.

Banjarmasin, KP – Tim Allstar Kalimantan Selatan, menjuarai Festival Sepakbola Legenda Piala Paman Birin 2020. Hebatnya dalam kejuaraan yang iikuti 20 tim sepakbola dari berbagai kota di Kalsel tersebut, Allstar Kalsel yang dimotori Riduan Ulin sirait dan Yuyu Rahmat Mulyana tersebut, tidak kebobolan satu gol pun alias ‘cleeansheet’ dari babak penyisihan hingga ke partai puncak.

Memiliki pengalaman bertanding ke sejumlah daerah untuk mengikuti berbagai kejuaraan membuat tim sepak bola All star Kalsel tanpa kesulitan merengkuh Kejuaran Festival Sepakbola Legenda 2020 se Kalimantan Selatan.

Di partai final tim yang dikapteni mantan pemain belakang Barito Putera Riduan Ulin Sirait ini menang atas Sungai Ulin Bersatu (SUB) dengan skor 4-0 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (29/2/2020) pagi.

HM Nasir dan Dian Iniesta dari Allstar Bjb. (Kp/nafarin fauzy)

Empat gol All Star Kalsel diciptakan Yulfinuar menit 12 dan 45 lalu M Arief menit 15 dan Riduan Sirait melalui tendangan penalti.

“Target kami memang juara di ajang ini. Apalagi sebelumnya kami juga sering juara diberbagai daerah. Terbaru kami mengalahkan tim juara di Thailand,” kata salah satu pemain All Star Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana.

Di tim All Star Kalsel kata Yuyu terdapat pemain pemain terbaik di Banua mulai dari Banjarmasin, Tapin hingga Tanah bumbu. Juga ada para legenda sepakbola Barito Putera seperti Riduan Sirait, Sugeng Budiarto dan eks pemain PKT Bontang Mansyur serta legenda Peseban Mulyani.

Berita Lainnya
1 dari 229
Loading...

Juara tiga ajang ini diraih tim Hartati (Harat Sampai Mati) yang mengalahkan tim kuat All Star Banjarbaru dengan bintangnya Dian Iniesta, melalui adu tendangan penalti.

Manajer tim Hartati, H Lutfi Darlan mengatakan tim sudah tampil maksimal sehingga posisi ketiga sudah merupakan capaian yang bagus buat tim.

“Target awal memang juara namun padatnya jadwal bertanding membuat pemain kelelahan. Kami mensyukuri hasil ini semoga ke depan tim akan lebih baik lagi,” ujar Luthfi.

Pemain terbaik diajang ini direbut Yulifianur dari All Star Kalsel sehingga berhak atas tropi dan uang tunai sebesar Rp 5 juta.

Kadispora Kalsel Hermansyah, didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora HM Nasir dan PPTK Budiono, yang sejak awal laga pembuka selalu datang untuk menyaksikan setiap pertandingan, mengaku cukup puas atas keberhasilan penyelanggaraan ini.

“Apalagi sepakbola legenda ini diapresiasi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang juga ikut bertanding di laga eksibisi. Sehingga kami berkesimpulan kejuaraan ini akan kembali digelar tahun depan dengan hadiah yang lebih besar lagi,” pungkas Hermansyah.

Sementara pemain bintang Allstar Banjarbaru, Dian Iniesta mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil yang diraih, menduduki posisi ke 4. ‘’Apalagi tim Allstar Banjarbaru hanya kalah adu penalty diperebutan juara tiga dari PS Hartati,.’’kilahnya..

Dian Iniesta memuji gagasan Gubrnur Paman Birin, untuk menampilkan para pemain legenda dalam sebuah festival. ‘’Bagi kami ini sebuah kehormatan besar, kami sangat berterimakasih pada Paman Birin yang telah menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat dan PWI Pusat, sebagai Gubernur Pembina Olahraga Terbaik di Indonesia,’’ pungkasnya. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya