Dampak Kecelakaan Paspampres, Raja Belanda Willem dan Ratu Maxima Batalkan Kunjungan ke Kalteng

Palangka Raya, KP – Menyusul kelecalakaan air di kawasan Taman Nasional Sebangau, Ratu dan Raja Belanda batal melakukan peninjauan ke Kalteng, terang Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Selasa (10/03/2020) sore.


Pernyataan Gubernur Kalteng disampaikannya usai menyerahkan bantuan atas upaya warga Kereng Bangkirai membantu mencari korban laka air yang hilang, Senin (10/03/2020).


Diakui bukan Pemerintah Kalteng yang membatalkan kesiapan, tetapi justru pihak Belanda. “Bukan kita membatalkannya, tapi pihak Belanda” papar Gubernur.

Berita Lainnya
1 dari 1.407
Loading...


Padahal dijelaskan, meski terjadi laka air itu jajaran Pemprov Kalteng terus melakukan persiapan melalui rapat tehnis hingga Selasa sore tadi.


Rupanya pihak Belanda setelah mendapat laporan dari Kalteng masih berduka, menunda kunjungan ke Kalteng. Batas penundaan pun masih belum diketahui.
 Semula rencananya, Ratu dan Raja Belanda dijadawalkan tiba di Kalteng tanggal 11-13, diantaranya mengunjungi Taman Nasional Sebangau di wilayah Kota Palangka Raya- dan Kabupaten Pulang Pisau.


Taman Nasional Sebangau menarik perhatian Ratu dan Raja Belanda karena merupakan kawasan hutan beriklim gambut terluas di dunia. 


Didalam kawasan hilutan gambut itu hidup berbagai flora dan fauna khas dan langka diantaranya ribuan orang utan, jauh lebih banyak ketimbang di TN.Tanjung Puting. (drt/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya