Kaltrabu Berharap Masih Ada Keajaiban

Banjarmasin, KP – Manajer Operasional Umrah dan Haji PT Kaltrabu Indah Muhammad Arifudin menjelaskan, pihaknya masih optimis berharap masih ada keajaipan dari Pemerintah Arab Saudi dan pada hari Minggu dan Senin ini untuk jadwal melaksanakan manasik, keberangkatan 3 Maret 2020.

“Yang masih menjadi persoalan kita peraturan kebijakan Arab Saudi ini kadang berubah-ubah dengan cepat siapa tahu ini mendadak berubah lagi dan jemaah umroh yang berangkat tanggal 3 Maret ini sebanyak 55 orang dibawah bimbingan KH Abdullah Khair Amrullah,’’ ujar Arifuddin kepada aertawan, Sabtu.

Dikatakan, terkait jadwal jemaah umroh Kaltrabu yang akan berangkat 3 Maret ini keputusannya sekitar hari Senin pukul 12.00 siang kepastiannya, sesuai jadwal atau pada jadwal yang berikutnya.

“ Alhamdulillah jemaah umroh 41 orang yang berangkat tanggal 26 Februari kemaren tidak ada masalah sudah tiba dikota suci dan setelah itu ada penangguhan kebijakan visa baru,” jelasnya disela pelaksanaan manasik Swissbell Hotel.

Laporana dari Arab Saudi semua jemaah disana aman tidak ada kendala di Madinah dan tanggal 1 mereka bergerak ke Mekkah untuk melaksanakan umrohnya.

Kemudian sampai Ramadhan nanti ada sekitar 1000 lebih jemaah Kaltrabu siap melaksanakan umroh karena bulan Ramadhan ini salah satu program favorit jemaah umroh banua setiap tahunnya dan berharap dari Pemerintah Arab Saudi visa jemaah ini bisa cepat dikeluarkan.

Berita Lainnya
1 dari 457
Loading...

Pertimbangan kami dari manajemen kaya di Indonesia tidak ada kasus sasfek virus corona artinya Indonesia negara yang aman dan bersih dari corona sehingga diharapkan Pemerintah Arab Saudi bisa cepat mengeluarkan kebijakan visa umroh bisa dibuka kembali.

“ Kita juga melobi kepada pihak maskapai dan hotel untuk tidak memberlakukan cash kepada jemaah umrah yang gagal berangkat, karena ini kebijakan untuk semua,” ujarnya.

Langkah demikian, bagi Arif supaya dana yang disetorkan jemaah ke biro perjalanan umrah pihaknya tidak hangus. Sekaligus agar bisa di jadwalkan kembali penerbangan bagi jemaah yang tidak berangkat karena efek kebijakan Saudi.

Diketahui pada 3 Maret mendatang, PT Kaltrabu harusnya memberangkatkan 90 jemaah ke Jeddah, Arab Saudi. Pun di tanggal 11 Maret.

Jika jemaah berkeinginan mengembalikan uangnya, maka PT Kaltrabu siap menyerahkan sepenuhnya dana umrah mereka namun tetap optimis, karena kalau kita bilang batal maka jemaah kecewa dan sampai saat ini jemaah juga tidak panik.

Menurutnya, Pemerintah Arab Saudi masih memikirkan langkah terbaik untuk memperpanjang keputusan itu mengingat Indonesia penyumbang jemaah haji yang paling banyak dibanding negara lain di daratan Asia. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya