Lima atlet rugby Jepang, berikan pelatihan

Banjarmasin, KP – Tim rugby Kalimantan Selatan yang memulai latihan sejak beberapa bulan lalu, kedatangan lima pemain rugby asal Jepang yang tergabung di Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kelima atlet Jepang ini Masafumi Sibata, Rakuma Kurokawa, Kensei Baba, Hibiku Yokoyama dan Takeshi, datang untuk menggelar coaching clinic dihadapan 20 atlet rugby pemula Banua di Stadion SKB Mulawarman Banjarmasin, Jumat (28/2/2020) sore.

Kehadiran mereka disambut Kadispora Kalsel, Hermansyah dan ketua Pengurus Provinsi Persatuan Rugby Seluruh Indonesia (Pengprov PRUI) Kalsel Reniere Gustian Noor dan sekretaris, Yacob Sihasale.

Reniere mengatakan JICA memiliki program mengirimkan mahasiswa atau staf pengajar universitas di Jepang ke negara–negara mitra pembangunan sebagai relawan muda atau senior.

“Ada beberapa daerah yang dikunjungi dan Kalsel salah satunya,” kata Reniere, pemain rugby senior Banua ini.

Sejak 2017, melalui program ini Kantor JICA Indonesia telah membuat perjanjian kerjasama tiga tahun dengan Universitas Ryutsu Keizai (RKU), Jepang untuk mengirimkan siswa dan staf pengajar yang tergabung dalam tim rugby RKU ke Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI).

Berita Lainnya
1 dari 226
Loading...

Tim RKU merupakan salah satu tim universitas terbaik di Jepang, telah memenangkan liga teratas Liga Rugby Universitas Kanto pada tahun 2013 dan 2014.

“Mereka pernah mengalahkan tim juara Swiszerland,” kata Rienere.

Saat ini kata dia Kepengurusan Pengprov PRUI Kalsel belum terbentuk secara resmi, kedepan dia akan meminta daerah untuk membentuk pengurus cabang (Pengcab) PRUI.

“Minimal lima daerah terbentuk,” ujar dia. Agar saat gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI di kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) cabor rugby bisa dipertandingkan.

“Kita tidak hanya ingin rugby sekedar eksibisi tapi juga jadi salah satu cabor di Porprov,” pungkas Reniere.

Hermansyah mengatakan kehadiran lima atlet rugby Jepang ini diharapkan bisa melakukan penyuluhan kepada siswa maupun orang dewasa terkait olahraga rugby di Banua.

“Kehadirannya juga diharapkan memberikan dukungan teknis untuk atlet rugby Indonesia dan pengembangan kapasitas pelatih dan wasit rugby Indonesia khususnya di Kalsel,” pungkas Hermansyah. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya