Sebelum Jumatan Masjid Sabilal Disemprot Disinfektan

Banjarmasin, KP – Penghentian salat Jumat berjamaah selama dua pekan sebagaimana di DKI Jakarta, belum diberlakukan di Provinsi Kalsel, namun untuk mencegah covid-19, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, yang biasa menampung banyak jemaah salat pada Jumat (20/3) pagi tadi disemprot disinfektan.


Sebagai langkah antisifasi lainnya karpet masjid tersebut ditiadakan. Jemaah salat juga diarahkan untuk membawa sajadah masing-masing.


“Kegiatan ini upaya menciptakan dan meningkatkan kebersihan lingkungan kita. Termasuk di tempat ibadah. Saat ini dunia dan kita semua sedang mendapat musibah wabah virus corona,” kata Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, usai memimpin penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Berita Lainnya
1 dari 2.083
Loading...


Ia juga mengimbau, masyarakat Kalsel untuk tidak panik, namun tetap waspada.


“Kita tetap tenang. Tapi tenang yang terukur. Bukan tenang tidak berbuat apa – apa. Kita tetap tenang sambil berpikir menyiapkan langkah strategis bergerak melawan yang namanya virus corona,” ujar Paman Birin.


Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi, menambahkan salat berjamaah di Kalsel belum ada imbauan larangan selayaknya di Jakarta. Kalsel masih relatif aman dari virus corona tidak seperti DKI Jakarta yang darurat.


“Jika suatu daerah dinilai rawan atau sudah ada yang terjangkit, masjid diimbau tidak melaksanakan salat berjamaah. Kalsel masih kondusif dan dinilai belum rawan. Jadi boleh saja melaksanakan salat berjamaah, termasuk salat Jumat,” kata Noor Fahmi.(mns/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya