Siaga Darurat Corona, Sekolah Hingga THM di Banjarmasin Ditutup

Walikota Ibnu Sina telah mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 442.11/02 – P2P/Dinkes tentang Informasi Terkait Kewaspadaan Penyebaran Penyakit Covid-19, tertanggal 16 Maret 2020

BANJARMASIN, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin telah menyatakan satatus siaga darurat wabah Virus Corona (Covid – 19). Tim Gugus Tugas juga telah dibentuk untuk penanganan dan informasi terkait wabah global ini.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina telah mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 442.11/02 – P2P/Dinkes tentang Informasi Terkait Kewaspadaan Penyebaran Penyakit Covid-19, tertanggal 16 Maret 2020.

“Senada dengan keputusan dengan Provinsi (Kalimantan Selatan) kami sudah menetapkan Banjarmasin statusnya ialah siaga darurat,” ucap Ibnu usai rapat terbatas dengan seluruh SKPD di balaikota, Selasa (17/3/2020).

Berbagai kebijakan untuk pencegahan telah diambil, seperti menutup sekolah, pembatalan event, pembatalan perjalanan dinas, pengawasan orang yang keluar masuk, meniadakan pengumpulan massa, hingga imbauan penutupan tempat hiburan.

“Hari ini sudah diberlakukan surat edaran yang kami tandatangani untuk segera diimplementasikan dalam rangkaian upaya pencegahan,” lanjutnya.

Ia mengingatkan, untuk wali murid agar terus mengawasi kegiatan anak. Jangan sampai libur sekolah selama 14 hari ini disalah gunakan untuk aktifitas yang kurang bermanfaat.

Berita Lainnya
1 dari 1.784
Loading...

Sekolah juga harus membuat kurikulum dengan memberikan tugas di rumah selama libur berlangsung. “Jangan sampai keluyuran di luar lumah, apalagi ke tempat keramaian,” imbuhnya.

Pemko jua telah mengintruksikan kepada pihak Satpol PP untuk pengawasannya. Anak yang kedapatan keluyuran bakal ditindak dan diberikan peringatan, dan pembinaan.

“Yang kedapatan akan diberi pembinaan artinya bahwa tujuan ini bukan untuk liburan, buat jalan-jalan dan sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, Ibnu juga menyampaikan sejak diberlakukannya siaga darurat ini semua perjalanan dinas dibatalkan. Terkecuali bersifat mendesak. Termasuk membatalkan agenda event yang dijadwalkan dalam waktu dekat ini.

“Sejak hari ini sampai empat belas hari ke depan tak ada lagi perjalanan ke luar kota. Kecuali sifatnya begitu penting. Dan kami ingin memastikan untuk memutuskan mata rantai virus Corona ini,” bebernya.

Lebih lanjut, Ibnu juga mengimbau melalui dinas kebudayaan dan pariwisata untuk tepat hiburan di Banjarmasin agar melakukan pembatasan aktivitas hingga melakukan penutupan, dalam upaya mendukung pencegahan penyebaran virus Corona.

“THM kita imbau untuk tak buka, dan melaui Disbudpar Banjarmasin, pasar terapung, THM untuk membatasi aktifitasnya,” pungkasnya. (Sah/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya