Walikota Bahas Banjarmasin Penyangga dan Pintu Gerbang IKN

Banjarmasin, KP – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina membuka secara resmi seminar yang digelar oleh Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) Kalimantan Selatan dengan tema ‘Intakindo siap mendukung pembangunan infrastruktur IKN dengan implementasi building information modelling (BIM) di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Sabtu 14/3/2020.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum Intakindo Dr Ir Djoko Supriyono, Ketua LPJK Kalsel, Ir H Subhan Syarif, Ketua DPP Intakindo Kalsel, Nanda Febrian Pratamajaya, serta Manajer Eksekutif LPJK Kalsel Drs H Syahdi Rasyid.

Adapun bertindak sebagai narasumber adalah Syamsul Arifin dari Institut BIM Indonesia, Ir Patmo Suryo dari Balai Sarana Permukiman Wilayah Kalsel, Widiastuti Kamila dari Dinas PUPR Kota Banjarmasin dan Yohanes Christian Sitompul mewakili kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Kalsel.

Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina memaparkan suasana negara Indonesia menjadi satu kesatuan yang sangat luar biasa, ia mengucapkan terimakasih kepada bapak Presiden RI yang sudah menetapkan pulau kalimantan menjadi salah satu masa depan negara yaitu menjadi ibu kota negara.

“Banjarmasin sebagai penyangga dan pintu gerbang ibu kota negara, Banjarmasin selama ini jadi pintu gerbang masuk barang dari pulau pulau Jawa utamanya Surabaya,” bebernya.

Berita Lainnya
1 dari 632

H Ibnu Sina mengungkapkan sebuah visi yang luar biasa yaitu forest city, dimana maksudnya adalah hutan Kalimantan tetap terjaga, “dan kita punya kebanggaan bahwa ibukota disini dan akan menjadi bukti bahwa ini kejayaan Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam hal ini untuk membangun Kalimantan secara keseluruhan kita perlu sinergitas dengan berbagai pihak, termasuk Intakindo utamanya di kota Banjarmasin.

“Selamat dan sukses dalam seminarnya, saya rasa ini baru pertama kali di Banjarmasin, dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” harapnya.

Ia menjelaskan seminar ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para tenaga ahli secara multi disiplin mengenai peraturan terkait khususnya pengetahuan akan keprofesian bidang konstruksi yang menjembatani pelaku konstruksi (Konsultan dengan Kontraktor).

“Wisata konstruksi ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen pelaksanaan konstruksi yang sudah diterapkan pada berbagai bangunan di Banjarmasin, semoga dengan kegiatan ini pembangunan di Banjarmasin menjadi lebih bagus kedepannya,” pungkasnya. (vin/K-5)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya