Masuk Banjarmasin Harus Lewati Bilik Sterilisasi

Banjarmasin, KP – Kembali, Jajaran Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin mendirikan pos sterilisasi.

Dimana, sebelumnya di Pos Steriisasi didirikan Depan Duta Mall Banjarmasin.

Kali ini, pihak kepolisian di bawah kendali Kasat Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Halasan Sirait, Senin (30/03/2020) mendirikan Pos sterilisasi di Depan Kantor Samsat Jalan A Yani Km 6 Banjarmasin.

Hal ini di lakukan sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19.

“Pemasangan pos sterilisasi ini diperuntukkan bagi semua masyarakat yang akan masuki ke dalam kota Banjarmasin,” jelas Kasat

Dikatakan Sirait, pihaknya sengaja mendirikan pos sterisasi di depan Kantor Samsat Banjarmasin untuk memastikan masyarakat benar-benar dalam kondisi sehat dan terbebas dari virus corona.

“Ini untuk mencegah penularan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, ini sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), wajib masuk ke dalam bilik sterilisasi, agar virus dari luar mati,” tambahnya.

Berita Lainnya

Dua Bedakan Hangus Terbakar

1 dari 863
Loading...

Untuk diketahui, saat ini jumlah pasien positif PDP di Kalsel bertambah menjadi 8 kasus.

Data terbaru Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalsel per tanggal (31/3/2020) pukul 16.00 Wita menyebutkan terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona terbanyak ada di Banjarmasin, yanki 4 kasus. Sedangkan 3 pasien dari kabupaten Banjar, dan 1 positif Covid-19 dari Tabalong.

Sementara itu, di Kalsel ada 1.231 orang dalam pemantaan (ODP), bertambahan 69 orang dari hari sebelumnya. Sedangkan, pasien dalam pengawasan (PDP) terdata 8 orang, hari ini ada penambanan 1 pasien rujukan Banjarmasin.

Merespon itu, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, Pemko Banjarmasin kemungkinan bakal memperketat pintu-pintu masuk Banjarmasin.

“Sesuai hasil rapat beberapa waktu lalu dengan tim gugus tugas dan rapat relokasi APBD 2020. Sesuai petunjuk Mendagri, setiap daerah sudah harus melakukan upaya memperketat pintu masuk wilayah,” tegasnya.

Kasus positif Covid-19 di Kalsel naik drastis. Sehingga, kata dia, langkah yang tepat dilakukan saat ini yakni memperketat akses ke luar masuk di pintu masuk kota.

“Dari 8 di Kalsel dan 4 diantaranya dari Banjarmasin maka itu merupakan sebuah alasan yang cukup untuk kita melakukan pengawasan kepada siapapun yang keluar masuk ke Banjarmasin,” tuturnya. (yul/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya