Menjadi Keluarga Bahagia

Oleh : Ismail Wahid
Pemerhati Masalah Keluarga

Membangun keluarga bahagia atau yang sering disebut dengan keluarga sakinah pada hakikatnya adalah membangun keluarga dengan nilai-nilai Islam. Semakin dekat sebuah keluarga dengan ajaran Islam sebagai agamanya, maka akan semakin membuat nilai-nilai keberkahan itu hadir dalam kehidupan rumah tangga.

Siapa orangnya yang tak ingin memiliki keluarga yang bahagia atau keluarga sakinah, yaitu keluarga yang berbahagia dunia dan akherat. Meski setiap orang menginginkan keluarga yang dibinanya adalah keluarga bahagia atau sakinah, namun sangat sedikit yang mengetahui bagaimana membangun keluarga bahagia yang benar.

Keluarga bahagia/sakinah adalah tempat kita bernaung dari segala permasalahan kehidupan. Rumah yang diisi dengan keluarga sakinah akan menjadi rumah yang dirindukan. Rumah penyejuk hati yang akan menjadi penghibur pemiliknya setiap kali kembali atau pulang dirumah tersebut.

Bagaimana kiat membangun keluarga sakinah. Kiat membangun keluarga sakinah harus diketahui sedini mungkin, bukan hanya saat akan menikah. Seorang remaja harus memahami bagaimana membangun keluarga sakinah sebelum ia masuk pada usia pernikahan dan selanjutnya menjalani pernikahan tersebut. Apa saja yang menjadi kiat membangun keluarga bahagia, berikut ini beberapa diantaranya.

Pertama, mempersiapkan kualitas diri sebaik mungkin dalam semua hal. Seorang pria yang baik memiliki kecendrungan yang lebih besar untuk mendapatkan pasangan yang baik pula. Oleh karena itu mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum memasuki jenjang usia pernikahan merupakan langkah awal untuk mendapatkan seorang wanita yang terbaik yang akan mengajak kita membangun sebuah rumah tangga atau keluarga sakinah yang menjadi

impian setiap orang. Karena itu nikahilah perempuan yang nantinya dapat membahagiakan rumah tangga kita. Rasulullah SAW bersabda dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu : “Perempuan itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya, lalu pilihlah perempuan yang beragama niscaya kamu bahagia”. (Muttafakun Alahi).

Dalam hadist di atas dapat kita ketahui, bagaimana Rasulullah menekankan pada sisi agamanya dalam memilih isteri dibanding dengan harta, keturunan, bahkan kecantikan sekalipun. Begitu juga Allah SWT telah mengingatkan kepada kita untuk jangan menikahi wanita yang tidak seiman dengan kita sebagai mana firman-Nya : “…dan janganlah kamu menikahkan orang—orang musyrik (dengan wanita wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang Mukmin lebih baik dari wanita yang Musyrik, walaupun la menarik hatimu Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke Surga dan ampunan dengan izin~Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka menambil pelajaran”. (QS. Al Baqarah : 221).

Berita Lainnya
1 dari 154
Loading...

Kedua, memilih pasangan yang terbaik dengan cara yang terbaik. Kiat membangun keluarga bahagia atau keluarga sakinah selanjutnya adalah pada cara mimillh pasangan dan siapa yang dipilih. Cara memilih pasangan hidup merupakan awal dari bagaimana sebuah keluarga tersebut akan berjalan. Seseorang yang mendapatkan pasangan hidupnya di majelis taklim atau pengajian, maka kemungkinan keluarga sakinah yang akan didapat jauh

lebih besar ketimbang mendapatkan pasangan yang diperoleh di dalam diskotik atau tempat-tempat maksiat lainnya.

Ketiga, membangun visi misi dan orientasi membangun rumah tangga semata-mata untuk mencari keridhaan Allah SWT. Rumah tannga yang memiliki orientasi ketuhanan atau Robbani merupakan rumah tangga yang memiliki peluang besar untuk menjadi bahagia atau sakinah. Sebaliknya, rumah tangga yang hanya memburu kehidupan dunia, maka rumah tangga tersebut akan rentan mengalami keretakan, terlebih lagi apabila cara awal mencari

dan memilih pasangan hidup sudah salah, maka rumah tangga tidak akan bahagia dan suatu saat tunggu keretakannya.

Keempat, menjadikan agama sebagai ruang gerak dan semua orientasi dalam

kehidupan rumah tangga. Jika agama menjadi ruh bergeraknya sebuah rumah tangga, maka kebahagiaan atau keluarga sakinah akan mudah diperoleh, sebab keberkahan dari Allah SWT akan turun pada rumah tangga tersebut.

Kiat membangun keluarga bahagia atau keluarga sakinah pada hakikatnya adalah mendekatkan keluara dengan nilai-nilai Islam. Semakin dekat sebuah keluarga dengan ajaran Islam sebagai agamanya, maka akan semakin membuat nilai-nilai keberkahan itu hadir dalam kehidupan rumah tangga. Kebahagiaan bersama pasangan dan anak anak akan mudah diraih. Sebab keluarga bahagia atau keluarga sakinah adalah berawal dari berdirinya

sebuah masyarakat madani. Dimulai dari keluarga, selanjutnya akan lahirlah negara yang diberkahi oleh Allah SWT.

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya