Satu Warga Batola Berstatus PDP Meninggal Setelah Dirawat Seminggu di RS Ansyari Saleh Banjarmasin

Marabahan, KP – Satu warga Kabupaten Batola yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan sempat dirujuk ke RSUD Anshari Saleh Banjarmasin sejak Jum’at (03/04/2020) lalu, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 06.30 Wita.


Pasien langsung dikebumikan dengan protap Covid -19 di pemakaman Muslimin Dahirang Marabahan pada Sabtu (11/04/2020) siang, yang lokasi pemakaman jenazah ini di tempatkan khusus jauh berada di bagian belakang lahan yang sebelumnya dipersiapkan oleh pemerintah daerah.


Hadir ikut memantau pemakaman kabag humpro Batola Hery Sasmita, membenarkan jenazah yang meninggal adalah pasien PDP yang di rujuk di RS Ansyari Shaleh Banjrmasin.

Berita Lainnya
1 dari 1.030


” Ya ini adalah pasien yang PDP kemarin, kami juga tidak boleh mendekat ke pemakaman, hanya memantau dari jauh saja, lokasi pemakamannya di Kuburan Muslimin, namun jauh di tempatkan di belakang dari pemakaman umum,” ujar Kabag Humas Batola Hery Sasmita.


Juru Bicara Gugus Tugas P3 Covid-19 Kabupaten Batola Azizah Sri Widari juga membenarkan meninggalnya pasien PDP (cluster Gowa) asal Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Batola yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSUD di Banjarmasin tersebut.


” Untuk perkembangan pantauan Covid-19 di Batola. Pada hari ini pukul 12.00 Wita jumlah ODP berjumlah 25 orang, PDP 1 orang, dan meninggal dunia PDP 1 orang. Sementara yang terkonfirmasi positif 1 orang dan OTG 12 orang,” jelasnya.


Sebelumnya warga dengan berstatus ODP ini memiliki riwayat melakukan perjalanan keluar daerah, tepatnya mengikuti Ijtima Dunia Wilayah Asia di Gowa, Sulawesi Selatan. Pasien yang memiliki riwayat perjalanan keluar daerah ini, dikabarkan sudah mulai stabil. Namun rujukan tetap dilakukan lantaran pasien PDP ini kesulitan untuk mengkonsumsi makanan dan obat-obatan(ag/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya