Warga Miskin di Banjarmasin Baru Terdata 28 Ribu

Banjarmasin, KP – Prediksi bertambahnya 20 ribu warga miskin di Banjarmasin akibat dampak Covid-19 ternyata lepas dari perkiraan. Pasalnya, dilapangan saat ini sudah mencapai angka 28 ribu.

Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Drs H Iwan Ristianto menjelaskan. Data 28 ribu warga itu bukan dari warga yang tercatat miskin, namun yang terdampak yang didata oleh setiap ketua RT setempat dari 32 keluarahan di seluruh Kecematan Banjarmasin.

“28 ribu yang terdampak itu baru 32 kelurahan karena kelurahan di Banjarmasin ada 52 keluarahan,” bebernya saat ditemui di kantornya, Senin (27/4).

Iwan melanjutkan, bila seluruh kelurahan di Banjarmasin melaporkan data warga yang terdampak ia memperkirakan bakal ada 52 ribu warga yang terdampak.

“Ini bisa saja menjadi 52 ribu warga yang terdampak,” cetusnya lagi.

Kalau dihitung-hitung jumlah warga miskin bisa saja menjadi 90 ribu di Banjarmasin. Karena ditambah dengan 40 ribu warga miskin yang terdata dan menerima bantuan nasional.

Berita Lainnya
1 dari 1.584

Iwan berharap, pendataan warga yang terdampak covid-19 itu benar-benar dilakukan oleh Ketua RT setempat. Karena, Pemerintah menyerahkannya kepada ketua RT setempat sebagai orang terdekat yang lebih tahu keadaan warganya dilingkungan.

“Petugas RT ini diharapakan benar-benar memberikannya,” bebernya.

Sebelumnya, Pemko Banjarmasin untuk mengatasi warga miskin baru yang terdampak Covid-19 diusulkan 20 ribu untuk anggaranya sebesar Rp 12 miliar yang diperuntukkan untuk mengatasi kurang lebih 5 ribu kepala keluarga.

“Anggarannya 12 miliar untuk 5000 KK selama tiga bulan, bantuan yang diberikan diantaranya berupa sembako, uang tunai dan dapur umum,” bebernya.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, dampak pandemi ini setidaknya ribuan tenaga kerja terpaksa di rumahkan dan di PHK. Tentu akan menambah data warga miskin di Banjarmasin karena yang bersangkutan sekarang ini tidak mendapatkan gaji lagi untuk biaya hidup dan keluarga.

“Bulan lalu mereka mendapat gaji, sekarang mereka tidak. Ini yang seharusnya menjadi perhatian Pemko Banjarmasin,” katanya di Balai Kota Banjarmasin.

Ibnu menyebut, saat ini data warga miskin di Banjarmasin berjumlah 40 ribu. Sementara warga miskin baru yang terdampak ini diprediksi mencapai 20 ribu. (sah/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya