Rencana Dijadikan Tempat Karantina Warga Sekitar Gedung BBPPKS Tunggu Sosialisasi Pemerintah

Walikota Ibnu Sina yang menilai perlu tambahan gedung karantina, mengingat gedung BTIKP di Jalan Perdagangan sudah penuh dan tidak memadai lagi menampung ODP

BANJARMASIN, KP – Terus meningkatnya jumlah warga terpapar virus corona (Covid-19) mengharuskan Pemko Banjarmasin mencari gedung baru untuk melakukan perawatan.

Khususnya terhadap Orang Dalam Pengawan (ODP) yang diduga terpapar akibat virus yang dengan cepat menular tersebut.

Salah satu gedung yang akan dijadikan tempat karantina adalah Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) yang terletak di Jalan Batu Benawa Komplek Pelajar Mulawarman, Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Hal itu disampaikan langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang menilai perlu tambahan gedung karantina, mengingat gedung karantina BTIKP di Jalan Perdagangan sudah penuh dan tidak memadai lagi menampung ODP.

“Ada beberapa gedung yang akan kami pergunakan yakni Balai punya Kementerian yang ada di Banjarmasin. Salah satunya Balai Pelatihan Sosial,” ucap Ibnu Sina.

Keinginan orang nomor satu di Banjarmasin itu tidak serta merta langsung didukung warga sekitar.

Berita Lainnya
1 dari 1.409
Loading...

Kepada sejumlah wartawan, Rabu (17/6/2020), Ketua RT 33 Kelurahan Teluk Dalam Muhammad Nur Hasyim mengakui dalam beberapa hari lalu, ditemui oleh pihak Kecamatan, Kelurahan, dan Dinas Kesehatan Banjarmasin, memberitahukan bakal digunakannya Balai Pelatihan Sosial sebagai tempat karantina warga yang terpapar Covid 19.

“Jika Balai ini dijadikan tempat karantina warga yang terpapar Corona, menunggu hasil Rapid Tes, kami setuju saja. Asalkan bukan tempat perawatan pasien positif Corona, itu yang kami tidak setuju,” ucap Nur Hasyim.

Hasyim mengaku sudah berkomunikasi dengan warga dilingkungan RT 33 yang tepat bersebelahan dengan Balai Pelatihan Sosial.

Dari hasil komunikasi lanjutnya, memang tanggapan warga beragam, ada yang setuju dan menolak. Meski begitu kam berharap segera ada sosialisasi dari pemerintah terkait rencana penggunaan Gedung Balai Pelatihan Sosial sebagai tempat karantina.

“Saya berharap secepatnya ada sosialisasi dari pemerintah kepada warga. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi miss komunikasi dengan warga,” harapnya.

Sementara itu, Ketua RT 37 Kelurahan Teluk Dalam Norsinah mengaku belum mendapat informasi bakal dijadikannya Gedung Balai Pelatihan Sosial sebagai tempat karantina warga terpapar Corona.

“Pemukiman warga sangat dekat dengan gedung Balai. Sampai saat ini belum ada komunikasi dengan Kecamatan dan Kelurahan. Kami akan lakukan pembicaraan dengan warga dulu. Gedung ini berbatasan langsung dengan dua RT yakni RT 33 dan 37. Tentu akan berdampak dengan warga RT 37,” tutupnya. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya