Ada Dugaan Korupsi di RS H Boejasin Pelaihari

Banjarmasin, KP – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai melakukan penyelidikan dugaan korupsi di Rumah Sakit Daerah H Boeyasin Pelaihari.

Assisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalsel. Dwianto, Selasa (30/06/2020), kepada awak media, mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan, bahan, data dan keterangan. Dan hasil penyelidikan ada indikasi perbuatan melawan hukum.

Ia menyatakan, pihaknya sudah memiliki dua alat bukti yang kuat maka perkaranya sudah masuk ke penyidikan, termasuk di dalamnya beberapa barang dan alat bukti yang kini berada di tangan penyidik, serta keterangan dari para saksi.

Berita Lainnya

Sopir Bawa Sajam dan Pria Mabuk Diamankan

Belasan Remaja Kedapatan Konsumsi Miras

1 dari 1.336

“Kasusnya dari penyelidikan sudah kita tingkatkan ke penyidikan yakni terkait kasus pengembangan dana di rumah sakit H Boejasin Pelaihari,” ucapnya.

Pengembangan rumah sakit tersebut menggunakan dana APBD setempat tahun anggaran dari 2014 hingga 2018. “Perkiraan jumlah kerugian keuangan egara, pihak penyidik telah berkordinasi dengan BPK,” timpalnya.

Meskipun sudah ditingkatkan ke penyidikan, namun pihaknya masih mendalami kasusnya untuk mencari siapa yang akan mempertanggungjawabkan dari kasus tersebut.

Menurut dia, saat ini penyidik masih bekerja mengumpulkan alat-alat bukti oleh penyidik. (hid/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya