BNNP Kalsel Menduga Satu Kilo Shabu Dalam Kemasan Teh Dari Malaysia

Banjarmasin, KP – BNNP Kalsel kembangkan kasus satu kilo shabu-shabu yang dikemas  dalam teh merek China.

“Ada dugaan barang bukti yang kita sita ini dibawa dari Malaysia,” kata Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Pol M Aris Purnomo melaui Plt Kabid Pemberantasan, AKBP Husni Thamrin didampingi Kasi Intilijen, Kompol M Yusuf,” kepada wartawan, ketika gelar kasusnya, Rabu (8/7/2020).

Hingga kini masih pemeriksaan ke dua tersangka jaringan dari narapidana (napi) di lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Samarinda yang masukan satu kilogram shabu-shabu ini ke Kalimantan Selatan (Kalsel)

Mereka mengaku di upah Rp20 juta.” Pengungkapan tak lepas hasil kerjasama dengan anggota Dit Resnarkoba Polda Kalsel serta Lapas Samarinda,” ujarnya.

Tersangka berinisial MAN alias Aji (27), warga Desa Paliat Kecamatan Kelua KabupatenTabalong Dan AM alias Ilit (28), warga Desa Pudak Setagal Kelua Tabalong.

Berita Lainnya
1 dari 1.914

Mereka mengaku dari Tabalong, baru sekali membawa itu naik sepeda motor dan memang dijanjikan upah Rp20 juta.

“Tapi kami belum meerima seluruhnya, hanya diberi Rp 1 juta sebagai uang transportasi,” ucap tersangka, tanpa menyebutkan siapa pemberinya

Keduanya diamakan di Jalan A Yani Km 24,7, tepatnya di halaman sebuah ATM Hotel Sunrise di Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru, ketika bertransaksi, Sabtu (4/7/2020) lalu.

“Shabu itu rencana sebagian di Banjarbaru dan lainnya akan masuk Banjarmasin,” tambah AKBP Husni Thamrin

Selain shabu, pihak BNNP Kalsel juga amankan satu unit sepeda motor Merk Honda Supra Fit serta sejumlah HP.

“Kasus ini terus kita kembangkan, dan ada dugaan jaringan luar kalimantan,” jelas Husni Thamrin. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya