Ketua PKK Kalsel : Semua Perlu Berempati

Pelaihari, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir di sejumlah daerah. Di Kabupaten Tanah Laut misalnya, sejumlah desa yang terdampak banjir telah diberikan bantuan.

Seperti masyarakat terdampak banjir di Desa Perintis, Kecamatan Pelaihari. Pemprov melalui Dinas Sosial memberikan bantuan sebanyak 1220 unit, yang terdiri dari 13 item barang.

Selain itu, bantuan juga mengalir dari Kwarda Gerakan Peramuka Kalsel. Bantuan terdiri 20 dus mie instan, beras 6 karung, 50 paket sembako + telur.

“Kita doakan semoga banjir segera berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas” doa Ketua TP PKK Kalsel, Hj Raudatul Jannah, di sela mengunjungi korban banjir di sejumlah desa Kabupaten Tanah Laut, Senin (13/7) siang.

Dirinya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Kalimantan Selatan memicu musibah banjir.

Berita Lainnya
1 dari 1.083

Terkait kondisi tersebut, untuk meringankan masyarakat terdampak banjir, Pemerintah Kabupaten dan instansi terkait dari Pemprov Kalsel, seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, telah memberikan bantuan.

Hj Raudatul berharap akan banyak lagi elemen masyarakat yang turut meringankan para korban banjir.

“Semua pihak harus berempati ikut merasakan apa yang saudara-saudara kita (korban banjir, red) alami saat ini. Terlebih banjir terjadi di saat pandemi Covid masih belum berakhir,” ucapnya.

Istri Gubernur Kalsel ini mengucapkan terima kasih kepada para relawan, Tagana, pekerja sosial, TNI/Polri dan elemen masyarakat lainnya yang turut membantu penanganan banjir.

Berdasarkan pantauan, Ketua Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel itu terlihat tanpa ragu menapaki permukaan jalan yang berair dan licin saat meninjau lokasi banjir.

Ketua TP PKK Kalsel juga menyempatkan meninjau posko penanggulangan bencana di Kantor Koramil Pelaihari.

Berdasar data, bencana banjir akibat curah hujan selama kurang lebih 15 jam yang terjadi di Kabupaten Tanah Lautlall, khususnya di Kecamatan Pelaihari.

Data tersebut meliputi 23 desa/kelurahan serta 7233 jiwa, termasuk desa yang berada di Kecamatan Jorong, Kintap, dan Bajuin. Banjir tersebut juga diperkirakan menimbulkan kerugian mencapai 1,834 M. (adpim/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya