Sindikat Curanmor Berhasil Diungkap Sat Reskrim

BANJARMASIN,KP – Jajaran Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin berhasil membongkar sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Banajrmasin
Dalam pengungkapan sindikat pencurian sepeda motor, tidak saja berhasil mengamankan 4 pelaku, dua diantaranya pasangan suami isteri.


Namun juga, petugas dari Unit Ranmor berhasil menyita 9 unit sepeda motor berbagi jenis.


Adapun para pelaku adalag Abdul Mazid (45) warga Jalan Pramuka, Gang Muhajirin, Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur.


Rabani alias Roni (42) warga Tamban Pal Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala (Batola).


Gunawan alias Bongkeng (35) dan istrinya Pitria (20). Keduanya merupakan warga Jalan Laksana Intan, Gang Permata, Kelurahan Kelayan Selatan, Banjarmasin Selatan.


Hal ini diungkapkan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Alfian Tri Permadi bahwa para pelaku ini beraksi secara bersama sama dengan rentan waktu 3 bulan.

Berita Lainnya

Kejari HSU Eksekusi Terpidana Kasus O2SN

Tambahan Kasus Baru 55 Orang

1 dari 1.622
Loading...


” Ada kurin waktu 3 bulan ada 20 laporan polisi (LP) di wilayah hukum Polresta Banjarmasin, ” jelas Rachmat kepada awak media, Senin (20/7).


Dikatakan Kapolresta, selain 20 Lp di Banjarmasin , Sindikat ini juga berhasol di tiga wilayah diluar Banjarmasin yakni
4 LP di wilayah hukum Polres Banjarbaru, 2 LP di wilayah hukum Polres Banjar dan 2 LP di wilayah hukum Polres Batola
” dari puluhan LP tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 9 barang bukti sepeda motor hasil curian,” tambahnya.


Di tambahkan Kasat Reskrim, modus operandi yang di lakukan ke empat tersangka untuk mendapatkan sepeda motor yang mereka incar dengan menggunakan kunci letter T yang dibuat sendiri.


” Mereka menggunakan Obeng yang di gerinda hingga runcing sehingga dengan mudah menggasak sepeda motor korban,” jelas Alfian.


Di ungkapkan Kasat, para pelaku mempunyai peran masing- masing untuk mendapatkan sepeda motor korban hanya dalam hitungan 30 detik.


” hanya membutuhkan waktu selama 30 detik saja sepeda motor terparkir berhasil gasak” tambahnya.


Dimana, dalam beraksi pelaku melakukan pada malam hari Keempat pelaku, biasanya melakukan sendiri-sendiri atau terbagi menjadi dua kelompok kecil berjumlah 2 orang.


“Abdul Mazid bersama Rabani alias Roni, sementara Gunawan alias Bongkeng dengan istrinya, Pitria,” kata Kasat.
Hasil ” barang panas” biasanya dijual ke wilayah Kalimantan Tengah dan Hulu Sungai dengan bervariasi antara 3 juta sampai Tp 3,5 juta. (Yul/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya