Cegah Sebaran Covid-19 Harjad Ke-70, Tabalong Akan Swab 746 Orang

Tanjung, KP – Dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Pemerintah Kabupaten Tabalong mencanangkan Swab Masif target 746 orang warganya untuk mencegah sebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di wilayahnya.

Hal itu, disampaikan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, belum lama tadi di Tanjung.

Rencana Swab Masif yang akan dilakukan di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabalong ini akan dilaksanakan pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bahwa untuk target swab masif di Kabupaten Tabalong ditargetkan sebanyak 746 orang

Menurut Anang, kalau jumlah target ini dikaitkan dengan kriteria swab tentu jumlah target tersebut terlalu tinggi, karena kriteria swab adalah orang bergejala dan kontak langsung dengan orang yang positif.

Untuk sasaran swab masif di Tabalong diarahkan juga ke Rumah Tahanan (Rutan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dan perkantoran, dan sampai saat ini sudah dapat ratusan orang. “Kita berharap ini bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh para petugas medis, ini adalah bagian dari misi kemanusian kita,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 170
Loading...

Kepala BPBD Kabupaten Tabalong, Zainudin melaporkan kegiatan pencanangan swab masif ini merupakan bagian dari program swab masib serentak se Kalimantan Selatan dengan target 10 ribu orang. “Dari jumlah target 10 ribu se Kalimantan Selatan ini, Tabalong mentargetkan sebanyak 746 orang yang akan dimulai pelaksanaan swab masif mulai hari ini 14 hingga 17 Agustus 2020,” ujarnya.

“Namun sebelumnya di Tabalong dua hari yang lewat sudah ada melaksanakan swab masif yang dilaksanakan di Makodim 1008/Tanjung, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang,” ungkap Zainudin.

Kemudian juga lanjutnya pada 13 Agustus 2020 sudah dilakukan swab di Rutan Tanjung sebanyak 226 orang, juga di Kompi 621/Hikun sebanyak 84 orang. Jum,at 14 Agustus 2020 dilaksanakan di Kantor PMITabalong sebanyak 22 orang, KPPN 28 orang dan PDAM 27 orang.

Kemudian Tanggal 14 sampai 17 Agustus 2020 ditargetkan untuk Kecamatan Jaro dan Kecamatan Muara Uya 55 orang, Kecamatan Kelua 25 orang, serta swab di Lapas Maburai tanggal 15-17 Agustus 2020 sebanyak 258 orang.

Selain itu, sasaran swab juga terhadap petugas lapas Tanjung, di samping warga binaannya, kemudian santri pondok pasantren, serta para pedagang yang keluar daerah dari Kecamatan Jaro dan Muara Uya yang biasa berdagang ke Wilayah Kalimantan Timur.

“Semua hasil swab masif kita kirim ke Rumah Sakit Ansyari Saleh Banjarmasin,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini Ketua PMI Kabupaten Tabalong, Hj Eka Noor Eviani menyerahkan sejumlah bantuan berupa perlengkapan cuci tangan kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, yang langsung diterima Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong. (ros/K-6)
 
 
 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya