HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, 108 Orang Narapidana Rutan Buntok Dapat Remisi

Buntok, KP – HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, kali ini sebanyak 108 warga binaan atau narapidana di Rumah Tahanan Kelas IIB Buntok Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan.

Remisi tersebut diserahkan Bupati Barito Selatan, H Eddy Raya Samsuri kepada 108 orang narapidana itu, usai memimpin upacara Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Barsel, Senin (17/8/2020) di Buntok.

Walaupun dari narapidana itu, tidak ada yang mendapatkan remisi bebas murni, saya meminta, jadilah insan yang taat hukum, berakhlak mulia dan berguna bagi nusa dan bangsa,” kata bupati Barsel, Eddy di Buntok.

Eddy Raya, mengatakan, warga binaan diharapkan terus mengikuti pembinaan yang diberikan oleh para patugas.

Sebaliknya, untuk para petugas juga diharapkan tidak pernah bosan untuk terus membina mereka berdasarkan Pancasila dan menghindari kemarahan dan kebencian.

Menurutnya, momentum HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun ini dapat mengubah pola kerja yang dapat mengikuti isu terkini serta menghindari hal yang merusak nama baik sebagai anak bangsa.

Warga binaan yang mendapatkan remisi, kata dia, diminta terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Berita Lainnya

Usaha Wisata Wajib Miliki TDUP

1 dari 112
Loading...

Pemberian remisi merupakan keistimewaaan bagi warga binaan, khususnya mereka yang berkelakuan baik di dalam penjara.

Untuk itu diharapkan bagi warga binaan, bisa menyesuaikan serta mengikuti aturan yang berlaku dalam rumah tahanan pada masa menjalani tahanan.

Sementara itu Kepala Rutan kelas IIB Buntok, Mastur mengatakan, sebanyak 108 narapidana yang mendapatkan remisi HUT ke-75 Kemerdekaan RI ini sudah melalui proses sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah.

“Dari 111 warga binaan yang kita usulkan, yang disetujui keluar SK (surat keputusan)nya sampai tanggal 17 Agustus 2020 baru sebanyak 108 narapidana,” terangnya.

Remisi umum diberikan kepada para tahanan antara satu bulan sampai tiga bulan, katanya.

Setiap Pemberian remisi ini berdasarkan surat keputusan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Tengah.

Setiap warga binaan permasyarakatan yang mendapatkan remisi umum maupun dasawarsa tersebut sudah memenuhi persyaratan.

Karena salah satu syaratnya adalah telah menjalani masa hukuman paling sedikit enam bulan serta berkelakuan baik, tambahnya.(yld/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya