Paman Birin Berbagi Sejuta Masker, Ekonomi Rakyat Ikut Bergerak

Banjarmasin, KP – Peringatan Hari Jadi ke-70 Provinsi Kalimantan Selatan telah dilaksanakan secara virtual pada tanggal 14 Agustus 2020 di Gedung Mahligai Pancasila. Jauh dari sekedar seremonial, berbagai kegiatan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan setelah peringatan hari jadi tersebut, di antaranya program berbagi sejuta masker kepada masyarakat.

Pelaksanaan dalam program sejuta masker ini dikoordinatori oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan yang selanjutnya menugaskan Dinas Perindustrian dan Dinas Koperasi dan UKM serta melibatkan para pelaku UMKM se-Kalimantan Selatan.

Menurut Gubernur H. Sahbirin Noor, Program berbagi sejuta masker sebagai upaya memutus mata rantai penularan covid-19, sekaligus strategi untuk memulihkan perekonomian daerah, terutama sektor UMKM.

Berita Lainnya

Covid Kalsel Sudah Lampaui 10 Ribu

1 dari 1.023
Loading...

“Kita ingin menangani pandemi covid ini secara konfrehensif. Kita tangani masalah kesehatannya dan kita tangani juga masalah ekonominya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, H Mahyuni, Sabtu (22/8) siang mengatakan program sejuta masker tersebut mampu menaikkan omzet penjualan kain sasirangan dan kain tenun Pagatan sekitar 200 ribu lembar. Hal ini tentu sebagai upaya pemulihan ekonomi, termasuk para IKM yang bergerak di bidang sandang dan jasa penjahit busana.

“Di saat pandemi Covid-19 usaha mereka juga terpuruk sebab pesanan seperti seragam, busana pesta pernikahan, perkawinan, seragam sekolah, dan seragam almamater berkurang drastis,” ujar Mahyuni.

Menurutnya, program pemulihan ekonomi sektor usaha industri sandang ini menyerap anggaran lebih sepuluh miliar. Melibatkan lebih 2.000 orang para pembuat kain sasirangan, kain tenun, dan para penjahit se-Kalsel. Program ini juga turut mendongkrak transaksi perdagangan atau penjualan oleh para pedagang kain di Kalsel. Termasuk pedagang yang menjual bahan pendukung pembuatan sasirangan, bahan pewarna, kain katun, sponbond, benang jahit, tali karet, dan lainnya.

“Kami juga menghimbau kepada para pelaku usaha baik swasta nasional, BUMN, dan BUMD agar mendukung program pemulihan ekonomi ini, apakah dengan pembuatan masker kain sasirangan, masker kain tenun Pagatan, pembuatan hazmat (APD Tenaga Kesehatan), pembuatan pelindung wajah (face shield), pembuatan antiseftik herbal, pembuatan hand sanitizer, dan pembuatan minuman herbal yang kaya kandungan curcuma untuk meningkatkan imun tubuh selanjutnya semua hasil produk dibagikan kepada masyarakat dan Tenaga Kesehatan melalui program ‘Paman Birin Berbagi Sejuta Masker, Ekonomi Rakyat Ikut Bergerak’,” paparnya. (adv/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya