Reaktif Hasil Tes Tersangka Dugaan Korupsi KONI Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Salah satu tersangka dugaan korupsi pada KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Banjarmasin pada tes rapid menunjukan reaktif.


Tersangka tersebut adalah Widharta Sekretaris KONI Kota Banjarmasin, hal ini dibenarkan oleh Kasi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banjarmasin Arief Ronaldi ketika dihubungi lewat telpon selulernya, Rabu (16/9/2020).

“Secepatnya yang bersangkutan akan dilakukan swab, karena yang bersangkutan telah memasuki tahap dua, serta dilakukan penahahan kota’’ tegas Arief.

Berita Lainnya
1 dari 868
Loading...

Dilakukannya penahanan kota kepada tersangka tersebut, karena adanya jaminan petinggi dari Balai Kota Banjarmasin, yakni Walikota dan wakilnya yang kebetulan menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin.

Arif Ronaldi punya alasan, kedua terdakwa tidak dilakukan penahanan rutan atau berstatus tahanan kota, karena selama ini keduanya cukup kooperatif selain itu kondisi saat masa pandemi covid-19 sesuai dengan edaran Kejaksaan Agung No.5 tahun 2020 tentang masalah penanganan perkara dimasa pandemi Covid-19, jadi bisa aja tidak dilakukan penahanan terdakwa.

Terpisah salah seorang Jaksa di Kejaksaan Tinggi Kalsel yang menangani perkara ini menyebutkan bahwa pelimpahan tersangka Widharta mungkin dilakukan bulan ini, karena penyidik dari kepolisian telah melimpahkan tahap duanya, yang diterimanya beberapa hari lalu. Sementara tersangka atas nama mantan Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin Jumadri Masrun, masih tahap pertama.


Dalam perkara ini penyidikan dilakukan oleh pihak Kepolisian Polda Kalsel dengan penyerahan berkas dilakuan ke Kejati Kalsel, kemudian secara administratif dilakukan oleh pihak Kejaksaaan Negeri Banjarmasin. (hid/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya