Tingkatkan Kegiatan Usaha Ekonomi
Desa dengan Konsep “Geprek Pedes”

Rantau, KP – Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapin Rahmadi, menyampaikan kepada sejumlah awak media, belum lama tadi di Tapin, bahwa dalam upaya mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi produktif dan inovatif, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tapin konsepkan Gerakan pembangunan dan pengembangan usaha perekonomian pedesaan atau disingkat “Geprek Pedes”.

Sebelumnya BUMDes yang sudah berdiri berjalan stagnan sehingga memunculkan gagasan “Geprek Pedes”ini sebagai upaya membangkitkan pemerintahan desa dalam menjadikan BUMDes menjadi produktif dan inovatif,

“Geprek Pedes bertujuan menghasilkan BUMDes yang produktif dan inovatif serta tumbuh dan berkembangnya ekonomi lokal dan nasional pasca hasil kegiatan, “jelasnya.

Konsep yang di buat masih belum termuat dalam dana APBD, sehingga dalam menjalankan konsep ini mengandeng 3 perusahaan di Tapin yaitu Bank Kalsel, BRI dan PT Kalimantan Prima Persada (KPP). Diharapkan untuk ke depannya, akan melibatkan lebih banyak lagi pihak ketiga agar BUMDes lebih maju dan berkembang lagi.

Berita Lainnya

Covid Kalsel Sudah Lampaui 10 Ribu

1 dari 970
Loading...

Selain itu, peran dari Satuan Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Tapin juga turut serta membantu terutama dalam pembinaan desa.

“Kita juga memerlukan peran SOPD lain. Supaya dalam pembinaan di Desa bisa sama-sama, karena selama ini pembinaan di desa antar SOPD masih berjalan sendiri-sendiri. Sehingga debgab program “Geprek Pedes”, pembinaan bisa terkolaborasi, dan hasilnya maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tapin, Iwan Satriyansyah menambahkan, dengan program Gepprek Pedes, pihaknya langsung memberikan pendampingan dan pembinaan BUMDes.

Tujuan dari Geprek Pedes meningkatkan kegiatan usaha ekonomi desa dengan memanfaatkan sumberdaya lokal utamanya masing-masing desa, sehingga pemerintahan desa maju dan berkembang dan warganya sejahtera.

Sebelum konsep ini berjalan pihaknya akan memberikan pelatihan pengelolaan BUMDes percobaan dan BUMDes kawasan, pendampingan penyusunan RPJMDes, memberi reward penyusunan RPJMDes serta pemasyarakatan pengembangan teknologi tepat guna.

“Semoga program ini berjalan maksimal dan menjadikan BUMDes yang produktif, ” pungkasnya. (ari/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya