Gagal Ikuti Aksi Demo, Puluhan Anak Punk Diamankan Ke Mapolda Kalsel

Banjarmasin, KP – Puluhan anak punk yang ingin mengikuti aksi demonstrasi susulan penolakan Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law di depan Gedung Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (15/10) sore.

Rombongan pemuda yang masih tergolong remaja itu diamankan petugas saat berkumoul di depan salah satu toko swalayan di kawasan Taman Kamboja, Banjarmasin.

Dir Binmas Polda Kalsel, Kombes Pol Widiatmoko mengatakan, pihaknya telah mengamankan sekitar 70 orang lebih anak punk yang didalamnya juga termasuk beberapa siswa.

“Mereka kita amankan karena ditakutkan kalau terjadi aksi anarkis saat berjalannya demonstrasi,” ucapnya pada Kalimantan Post.

Ia menuturkan, bahwa puluhan remaja tersebut akan dibawa ke Mapolda Kalimantan Selatan untuk dilakukan pendataan.

Berita Lainnya
1 dari 1.030

“Mereka akan di data dan dipanggil orangtuanya untuk menjemput ke Mapolda Kalsel,” tukasnya.

Saat pengamanan, sempat terjadi perlawanan dari para remaja tersebut. Mereka bersikeras tidak ingin di bawa ke Mapolda Kalsel.

“Kami salah apa pak, kami tidak membawa apa-apa kenapa di tangkap dan di bawa ke Polda,” ujar salah satu remaja yang diamankan.

Ucapan remaja itu langsung di jawaban dari Dir Binmas. “Kalian tidak di tangkap, tapi hanya diamankan. Kami tidak ingin kalian menjadi korban ketika aksi di depan sana keos,” uajrnya.

Usai mengamankan, Kombes Pol Widiatmoko menegaskan bahwa para remaja tersebut akan di bawa ke Mapolda Kalsel.

“Mereka akan di data dan dipanggil orangtuanya. Jadi kalau bukan orang tua mereka tidak boleh pulang,” pungkasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya