Banjarbaru, KP – Penyaluran bantuan bahan ajar untuk anak usia dini di Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru, Selasa (8/9), diwarnai aksi responsif aparat kelurahan. Di sela-sela kegiatan, jajaran kelurahan bersama Pokja Bunda PAUD langsung turun tangan menindaklanjuti laporan warga terkait pasangan lanjut usia yang mandek menerima bantuan sosial (bansos).
Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, memimpin langsung pengecekan ke rumah warga di RT 007 RW 005 tersebut, didampingi staf Kesejahteraan Sosial (Kesos) dan Ekonomi Pembangunan (Ekobang). Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi faktual di lapangan sekaligus mencocokkan data kepesertaan bansos yang sebelumnya dikeluhkan warga karena masih terpasang stiker bantuan di depan rumahnya.
“Penyerahan bantuan bahan ajar anak usia dini ini kami lakukan secara langsung Kehadiran kami secara langsung ini juga menjadi bagian dari upaya untuk melihat dan mengetahui kondisi warga secara lebih dekat,” ujar Reza, Selasa (8/9).
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, pasutri lansia tersebut telah berusia di atas 80 tahun dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Kendati demikian, dalam data administratif yang tersedia, keduanya masih tercatat berada pada desil 6–10 sehingga belum masuk dalam kelompok prioritas penerima bansos.
Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, kendala tersebut bermula dari proses pemutakhiran data saat warga yang bersangkutan sedang berada di luar kota untuk mengunjungi anak mereka, sehingga data kependudukan tercatat tidak sesuai dengan realitas sosial saat ini.
Menanggapi temuan ini, pihak kelurahan bergegas mengoordinasikan hasil verifikasi faktual tersebut kepada instansi berwenang agar data warga dapat segera diperbarui. Pasutri lansia tersebut rencananya akan diusulkan kembali ke dalam program perlindungan sosial yang tepat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) lansia, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), maupun program bantuan pangan lainnya.
“Kami tidak ingin warga yang memang membutuhkan justru terlewat karena persoalan data. Kami akan terus berkoordinasi agar kondisi riil warga ini dapat diverifikasi dan datanya diperbarui sesuai ketentuan,” tegas Reza.(Dev/K-5)















