Ditengarai Lebih Sengit, Polda Tambah Pengamanan Debat Terakhir Pilgub Kalsel

Banjarmasin, KP – Debat publik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan yang ketiga nanti ditengarai akan berjalan lebih seru dan sengit.

Pasalnya, Ratusan Personel Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel), akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan ketat pada debat final Pilgub Kalsel yang diselenggarakan KPU Kalsel pada Sabtu (28/11) malam.

Bahkan, Kabag Binops Roops Polda Kalsel, AKBP Asep S W mengakui bahwa dalam pengamanan yang diberikan pada debat pilgub terakhir nanti, pihaknya akan menambah jumlah personel dibandingkan prosesi debat sebelumnya. Baik itu debat pertama, kedua maupun debat dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) atau Pemilihan Bupati (Pilbup).

“Biasanya kita menerjunkan 100 personel dalam acara debat-debat sebelumnya. Tapi untuk debat terakhir malam nanti ada kemungkinan kita akan menambah jumlah personel dari pengamanan sebelumnya,” ucapmya pada awak media di sela menghadiri rapat Koordinasi bersama KPU Kalsel di salah satu hotel di Jalan A Yani, Jumat (27/11) siang.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena ini debat final, pasti berjalan seru, ramai dan sengit dengan antusias masyarakat pendukung para pasangan calon,” ujarnya.

Oleh karena itulah pihaknya akan menempatkan ratusan petugas tersebut di beberapa titik tertentu seperti parkiran, pintu masuk ruang debat, dan pintu gerbang pagar.

Disamping itu, ia menekankan bahwa seluruh massa yang ada di sana juga harus menerapkan protokol kesehatan dengan benar guna mencegah terjadinya paparan virus Corona atau Covid-19.

Pria dengan sapaan Asep itu menegaskan, jika jumlah yang masuk ke dalam studio atau ruang debat akan dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan, yakni maksimal 50 orang.

Berita Lainnya
1 dari 1.229

“Pemeriksaan ketat dilakukan, yang boleh masuk hanya yang memiliki id card. KTP juga di akan di cek,” tambahnya.

Ia mengklaim, bahwa saat ini pihak Kepolisian sudah membuat kesepakatan dengan masing-masing tim pendukung paslon.

“Sudah ada kesepakatan dengan LO. Besok kendaraan calon nanti dibatasi dan dikasih tanda, hanya yang ada tanda itu yang bisa masuk,” tegasnya.

Selain di lokasi debat. Ia menyebut, bahwa pihaknya juga akan melakukan pengamanan di beberapa titik nonton bareng (nobar) debat yang digelar oleh masing masing tim pemenangan pasangan calon.

“Kita juga melakukan pengamanan di beberapa titik nobar yang diselenggarakan para relawan pasangan calon, dan itu sudah kita koordinasikan,” ungkapnya.

Ia membeberkan, untuk sementara ini ada terdapat empat lokasi nobar debat yang sudah terdata oleh masing-masing relawan pendukung, baik paslon nomor urut 1 Sahbirin Noor-H Muhidin (BirinMU) atau paslon nomor urut 2 Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D).

“Itu untuk data nobar di Kota Banjarmasin, kita juga akan melakukan pendataan untuk di kabupaten,” tukasnya.

Kemudian, untuk memastikan kondusifnya suasana debat, Kepolisian juga akan berpatroli untuk memantau masing-masing posko pemenangan milik paslon.

“Di tempat posko pemenangan juga tak luput dari patroli,” ujarnya.

“Harapan kami debat ini bisa berjalan lancar dan seluruh yang terlibat dalam proses debat ini bisa mematuhi protokol kesehatan, dan saling menjaga untuk kelancaran debat kali ini,” pungkasnya.

Sekadar diketahui debat publik final atau terakhir Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 1 Sahbirin Noor-Muhidin dan Paslon nomor urut 2 Denny Indrayana-Difriadi Darjat akan disiarkan langsung melalui saluran stasiun TVRI Kalsel dan akun Youtube resmi KPU Kalsel, mulai pukul 20.00 WITA pada Sabtu (28/11) malam.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya