Sempat Dibatalkan dari KUA/PPAS
Pembangunan Puskesmas Sungai Andai Masuk RAPBD 2021

Seluruh anggota Badan Anggaran Dewan dan TPAD Pemko Banjarmasin sepakat menyetujui pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai itu direalisasikan pada tahun depan

BANJARMASIN, KP – Setelah sebelumnya sempat dibatalkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS ) rencana pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai kembali mencuat pada pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2021.

Bahkan dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin dengan Tim Panitia Anggaran Daerah (TPAD) Pemko Banjarmasin dipimpin Plt Walikota Hermansyah, Kamis (19/11 /2020) kemarin, disepakati pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai sudah dimasukan kembali untuk dianggarkan dalam RAPBD 2021.

” Alhamdulillah seluruh anggota Badan Anggaran Dewan dan TPAD Pemko Banjarmasin sepakat menyetujui pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai itu direalisasikan pada tahun depan,” kata Wakil Jetua DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali

Kepada wartawan ia menegaskan, jika pembahasan RAPBD tahun anggaran 2021 digelar hari ini Kamis ( 19/11/2020) sudah final dan tinggal untuk disahkan melalui rapat paripurnajan dewan yang dijaduwalkan tanggal 26 Nopember 2020.

Menyingung alokasi anggaran dipersiapkan Matnor Ali menyebut, semula sebagaimana diusulkan Rp 8,6 miliar, namun dinaikkan menjadi Rp 10 miliar.

LAHAN PUSKESMAS- Inilah lokasi lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan Puskesmas Induk Sungai Andai yang siap direalisasikan tahun 2021, setelah hampir tiga tahun tertunda. (KP/Amir)

” Alokasi anggaran ini baik untuk pembangunan fisik Puskesmas Induk Sungai Andai, maupun untuk penyediaan alat kesehatan yang dibutuhkan, ” terang politisi Golkar ini.

Berita Lainnya
1 dari 1.858

ia menjelaskan, meski rencana pembangunan Puskesmas tersebut sempat dibatalkan dalam KUA/PPAS, namun dinasukkan kembali pada RAPBD dibolehkan karena sudah dari awal diprogramkan.

.” Yang tidak boleh itu terkecuali dari awal usulannya tidak dimasukkan atau di luar dari yang diprogramkan yang sebelumnya diusulkan dalam KUA/PPAS,” katanya.

Matnor Ali mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan telah mengawal rencana ini.

Sebab, menurutnya, perencanaan pembangunan Puskesmas sudah dibahas dan dimasukkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Banjarmasin.

Bahkan, Detail Engineering Design (DED) sudah disiapkan sejak tahun 2018, dan lahannya pun sudah disiapkan atas hibah dari salah seorang pengembang perumahan di kawasan itu.

“Bahkan rencana membangun Puskesmas Sungai Andai ini sudah tiga tahun terlewati. Nah karena anggrannya nantinya sudah dalam APBD Allah tahun 2021 siap direalisasikan. ” katanya optimis.

Lebih jauh dikemukakan, selain dana anggaran pembangunan Puskesmas Sungai Andai, DPRD Banjarmasin juga menyetujui anggaran sebanyak Rp 20 miliar untuk penyelesaian pembangunan RSUD Sultan Suriansyah.

“Kita juga anggarkan Rp 20 miliar untuk menyelesaikan pembangunan RS Sultan Suriansyah yang tersisa, semoga pada 2021 nanti ini semua sudah selesai dan manfaatnya bisa dirasakan warga Banjarmasin,” demikian kata Matnor Ali. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya