Bupati Bartim Minta Tetap Waspada dan Lebih Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Tamiang layang, KP -Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap COVID-19, melainkan lebih waspada dan lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Tidak takut COVID-19 bukan berarti tidak menghilangkan kewaspadaan, kita waspada bukan berarti takut. Tapi lebih kepada disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan,” kata Ampera AY mebas di Tamiang Layang, Rabu ( 16/12/2020 )

Penambahan kasus tersebut berdasarkan kajian epidomiologi diketahui penyebaran atau penularannya ada dua kategori yakni perkantoran dan keluarga. Untuk itu, semua ASN diminta lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Demikian pula dengan pegawai swasta. Dan ketika datang ke rumah maka kiranya bisa tidak langsung bersentuhan dengan keluarga, tapi melaksanakan protokol kedatangan dengan melepas pakaian dan merendamnya serta mandi dengan air bersih,” kata Ampera.

Data Bidang Kehumasan Gugus Tugas Dalam dua hari terakhir ada penambahan warga terkonfirmasi COVID-19. Pada Senin (14/12) ada penambahan sebanyak sembilan orang, dan sembuh tiga orang. Pada Selasa (15/12) ada penambahan terkonfirmasi sebanyak 39 orang dan sembuh 14 orang dan meninggal dunia ada satu orang.

Berita Lainnya
1 dari 163

Data secar akumulatif terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 498 orang dengan rincian dalam perawatan 123 orang, sembuh 367 orang, meninggal delapan orang, probable nihil dan suspek tiga orang.

Koordinator Bidang Kehumasan Suprayogi meminta agar seluruh masyarakat bersama-sama mendisiplinkan diri dan keluarga dalam mencegah serta memutus rantai penularan COVID-19, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Bupati mengharapkan peran serta semua pihak termasuk media massa juga untuk mengingatkan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan edukasi pencegahan penularan covid-19,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Bartim itu.

Koordinator Bidang Pencegahan dr Simon Biring mengatakan, mereka yang positif sudah dijemput serta di ruang isolasi perawatan di RSUD Tamiang Layang yang telah disiapkan Pemkab Bartim. Sedangkan yang meninggal dunia dari Kecamatan Paku telah dimakamkan dengan standar protokol pemakaman COVID-19.

“Dengan terus terjadinya penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ini, dirinya meminta masyarakat untuk semakin disiplin dan selalu mematuhi anjuran dari pemerintah yakni dengan tertib menjalankan 3M,” kata Simon. (vna/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya