H Aliansyah Mantan, Ketua Umum Kadin Kalsel dan Tiga Periode BPD Gapensi Tutup Usia. Jenazah Direncanakan Dibawa ke Banjarmasin


Banjarmasin, KP – Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kalsel kembali kehilangan putra terbaiknya. Kini berita duka datang dari kalangan pengusaha Banua. Mantan Ketua Umum Kadin Kalsel juga Mantan Ketua Umum BPD Gapensi Kalsel tiga periode H Aliansyah bin H Utuh meninggal dunia di Rumah Sakit Cideres Majalengka, Rabu (30/12/2020) pukul 06.15 WIB.
Rencana jenazah diterbangkan dari Majalengka ke Banjarmasin untuk di makamkan di alkah keluarga almarhum di Sungai Mei Banjarmasin Rabu sore yang sebelumnya juga akan disholatkan di Masjid di Banjarmasin.
Mantan Ketua Partai Hanura Kalsel ini meninggal dunia setelah dua hari dirawat di rumah sakit setelah kena serangan penyakit strok yang diderita sebelumnya. Almarhum, yang dikenal pekerja keras dan gigih memang dikalangan pengusaha cukup disegani karena keberaniannya.
Bahkan semasa hidupnya, almarhum selain dekat dengan para penguasa di daerah ini juga pernah menjadi pengurus Golkar Kalsel dan beberapa organsiasi sosial termasuk Ketua Galang Kemajuan Kalsel juga Ketua Umum Granat Kalsel.
Almarhum selain dikenal darmawan juga dikenal dekat dengan para ulama dan terbukti setiap menggelar hajatan ataupun acara baik di rumah maupun kantor organisasi yang dipimpinannya, para ulama yang diundang datang silih berganti dan diantara mereka kerap diajak menjalankan ibadah umroh dengan sistim ditunjuk almarhum.
H Aliansyah dalam mengawali usaha yang digeluti dari pekerjaan yang paling bawah. Bahkan dari pengakuan almarhum dalam sebuah acara di rumah pribadinya di Jalan Cemapak V dan Cemapak VI Banjarmasin juga pernah tertulis perjalanan hidupnya, mulai dari penarik becak hingga buruh kasih sampai memiliki beberapa perusahaan hingga menjabat posisi strategis.
Bahkan bapak yang dikenal wajah cukup sangar ini tetapi lembut hatinya tersebut, tak pernah malu-malu dihadapan lawan bicaranya, sekalipun dihadapan tamu penting seperti Andy Bakrie mengaku hanya seorang lulusan SMP dan akhirnya melakukan sekolah persamaan sampai berhasil menahkodai beberapa jabatan penting di daerah ini.
Salah seorang putrinya yang bernama Hj Sri Minarni yang mendampingi almarhum masa krisis mengaku tak menyangka kalau almarhum secepat ini. Namun Allah lebih sayang sehingga almarhum kini telah tenang dan mohon dao diberikan kemudahan supaya jenasah almarhum bisa dikebumikan di Banjarmasin tempat kelahiranya.
“ Sebagi putrinya saya memintakan maaf abah jika ada salah2 kata dan minta Ridho dunia akherat supaya kembali menghadap sang Khalik sengan ringan dan hunus Khatimah masuk Surga,’’ungkap Sri yang menjawab telepon secara singkat.
Besan Almarhum H Hadimi yang dihubungi {{KP}} melalui telepon selulernya juga mengaku masih menunggu kepastikan untuk bisa dikebumikan di Banjaramsin di alkah keluarga Sungai Mei, mohon doa semua semua proses dilacarkan.(vin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya