Musim Hujan, Petani Tomat Gagal Panen

Banjarbaru, KP- Musim hujan yang terus belangsung dalam beberapa bulan terakhir ini membuat para petani terkena dampaknya. Salah satunya adalah petani tomat.

Bagaimana tidak, selama musim hujan ini petani tomat mengalami gagal panen.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kelompok Bunga Cempaka, Muhammad Tajri mengungkapkan semenjak intensitas hjan terus meningkat mereka mengalami gagal panen.

“Selama musim hujan ini, tamanan tomat kami tidak bisa berbuah,” ungkapnya, kemarin (13/12).

Berita Lainnya
1 dari 686

Tajri menjelaskan, jika pada musim hujan ini, kebun tomat milik mereka mengalami kendala seperti banyaknya kresek atau jamur di seluruh tanaman, sehingga membuat pohon tidak bisa berbuah.

Ditambahkanya, jika tanaman tomat sering terandam banjir akibat air hujan, sehingga batang tanaman menjadi busuk dan mati.

“ya sekarang diberikan obat-obatan saja, namun tetap belum membuahkan hasil yang signifikan” ujar Tajri.

Tajri mengatakan, jika cuaca normal dan tidak ada banjir akibat hujan, maka biasanya kelompok tani bunga cempaka itu bisa panen tomat sampai 20 kali petik dalam 2 hari.

Kalau cuaca normal, panen bisa lancar dan harga tomat pun juga tetap stabil, jika harga normal tomat bisa terjual seharga Rp. 4.000 per kilogram,” tandasnya. (dev/K-11)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya