Prokes Covid-19, Syarat Mutlak Masuk Wisata Menanti

Berita Lainnya
1 dari 279

Tanjung, KP – Meski belum dibuka secara resmi karena masih dalam pandemic Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Taman Wisata Menanti Laburan terus saja mendapatkan kunjungan, tak tega tamu terlanjur dating, pengelola berlakukan peraturan ketat, yakni harus memenuhi protocol kesehatan (prokes) Covid-19.
Sejak diresmikan sebelum Covid-19 lalu, Taman Wisata Menanti Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong ini terus membuat warga penasaran, meski belum dibuka secara resmi sejak ditutup akibat wabah Covid-19 beberapa waktu lalu, obyek wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) terus saja dikunjungi warga.
Secara tegas, Kepala Desa Padang Panjang mengatakan bahwa obyek wisata binaannya itu belum dibuka, jika ada warga yang berkunjung kesana harus menerapkan prokes Covid-19, “Obyek wisata ini belum dibuka, tapi bagi warga yang ingin masuk untuk melihat atau berkunjung ke Taman Wisata agar menerapkan Prokes Covid-19 dengan cicu tangan, jaga jarak, gunakan masker,” ujar Sokhidin, Rabu (2/12) di Tanjung.
“Saat ini, obyek wisata menanti desa padang panjang ini sedang dalam pembenahan,” ujarnya lagi.
Selebihnya, Kades Padang Panjang juga menceritakan bahwa baru-baru ini, obyek wisata manati Laburan mendapat kunjungan dari Anggota Legislatif DPR RI Komisi V Dr Muhammad Rifqinizamy Karsayuda SH LLM, dan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Desa Padang Panjang melalui Bumdesnya, yakni mengelola obyek wisata sekaligus miliki tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) dan berjanji akan membawa pengajuannya ke Kementerian Desa di pusat. (ros/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya