Atasi Banjir Dua Waduk Dibangun PUPR


Banjarmasin, KP – Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan III punya rencana besar untuk menanggulangi banjir dengan membangun dua waduk di dua kabupaten.


Ha ini diungkapkan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Kalsel Fikri Abdurahman, kepada awak media usai penandatangani MoU dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Selasa (19/1/2021) di aula Kejaksaan Tinggi Kalsel.


Rancangan membangunan waduk tersebut satu di Kab. Banjar yakni waduk Riam Kiwa dan di Hulu Sungai Tengah waduk Batang Alai.


“Untuk waduk riam kiwa insya allah mulai tahun 2021 ini segera kita bangun. Dengan prediksi 4 tahun akan datang sudah selesai,” katanya.

Termasuk waduk batang alai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang proses pembangunannya sudah akan selesai.

Ditambahkan salah satu Komisi V DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda yang juga hadir dalam acara penandatangam Mou, untuk anggaran waduk riam kiwa yang rencananya akan dibangum mulai tahun 2021 ini, pemerintah telah menyetujui anggaran dana sebesar Rp1.7 triliun.

Berita Lainnya

Satgas Belum Rekomendasikan PTM

1 dari 3.201

“Insya Allah nanti waduk tersebut akan mampu menampung debit air sekitar 30 persen,” ujar anggota dari FPDIP ini.

Untuk masalah banjir di Kalsel menurut Rifqi sebenarnya sudah ada beberapa hal yang akan pihaknya lakukan untuk mengantisipasinya, namun baru running tahun 2021.

“Kita sudah lakukan rekayasa infrastruktur agar tidak terjadi banjir,” ujarnya.

Contoh di HST, dimana di sana untuk infrastruktur sudah disiapkan anggaran dengan nilai total hingga tahun 2023 sebesar Rp300 miliar. Angka itu belum langsung penyelesaian batang alai, tambah dia.

Sementara Kepala Balai Prasarana Pemukimam Wilayah Kalsel Dardjat Widjunarso berharap kedepan masyarakat lebih sadar terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengikuti garis sepadan sungai.

“Banyak bangunan rumah, toko, dan kios berdiri disaluran sungai. Akibatnya sungai mampet” katanya.

Kedepan kalaupun kala ulangnya 50 tahun lanjut dia, ini tetap jadi pelajaran agar masyarakat lebih tertib mengikuti aturan. (hid/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya