Sejumlah Kantor SKPD Jadi Tempat Pengungsi Banjir

Martapura, KP – Banjir yang menggenang sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar membuat banyak warga mengungsi. Sejumlah kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pun menjadi tempat pengungsian.

Diantaranya, Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) yang membuat posko pengungsian.

Kadis Perkim Ir Mursal mengatakan, pihaknya menerima sekitar 26 orang pengungsi, mayoritas dari Desa Tunggul Irang Ulu, Kecamatan Martapura.

“Untuk pengungsi, kami sudah siapkan makanan dan sejumlah pakaian. Kami mengirimkan pula bantuan ke Desa Lok Bundar, juga evakuasi kepada para lansia,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 606

Kadis P2KBP3A Siti Hamidah menjelaskan, sudah sepekan pihanya membuka tempat pengungsi di aula Kantor Dinas P2KBP3A. Pihaknya maksimalkan pelayanan untuk pengungsi.

“Ada 50 orang yang tercatat mengungsi disini, ada yang dari Desa Banua Anyar serta Sungai Tuan. Alhamdulillah dari segi kesehatan dan makanan, semua tercukupi,” jelasnya.

Tidak ketinggalan, Dinas Pendidikan juga menyiapkan posko pengungsian. Plt Kadisdik Ikhwansyah mengatakan, sebanyak 200 orang pengungsi telah menempati aula Kantor Disdik.

“Pengungsi di tempat ini kurang lebih 200 orang, dengan jumlah kepala keluarga 97,” ungkapnya.

Pihaknya pun berupaya memberi pelayanan maksimal kepada pengungsi. Sarana air bersih, dimaksimalkan. Kepada pengungsi juga diminta disiplin menjaga kebersihan di aula Disdik. (wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya