Warga CLU Tapin Relakan Tanahnya untuk Jalan Nasional Marabahan Margasari

Rantau, KP – Warga Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin di Kalimantan Selatan menghibahkantanahnya untuk kepentingan jalan lintas nasional Marabahan-Margasari. Saat ini tersisa sekitar 5 km jalan yang belum diaspalkarena terkendala pembebasan lahan, yang berada di Desa Sungai Puting dan Margasari Ilir. 

H Masyraniansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, sigap menindaklanjuti hal itu denganmelakukan pertemuan dengan masyarakat setempat. 

“Bangga dengan masyarakat Margasari mereka setuju tanahnya dihibahkan ke balai jalan nasional Provinsi Kalsel untuk pengerjaan pengaspalan.

Selanjutnya membuat RAB, Januari lelang dan Maret realisasinya,” jelasnya beberapa waktu lalu seusai pertemuan denga nwarga CLU di kantor kecamatan CLU. 

Kepala PUPR Tapin, Yustan Azidin mengatakan untuk saat ini tidak ada kendala tinggal melaksankan proses selanjutnya agar realisasi cepat tercapai. 

Berita Lainnya

Pemkab Tapin Mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya

Gerakan Minum Susu, Peringati Hari Anak Nasional

1 dari 287

“Meskipun total standar jalan nasional itu 11 meter, ada kemungkinan bervariasi apabila ada peninggian bahu jalan akan dilebarkan lagi. Tergantung kondisi jalan,” ujarnya. 

Tokoh masyarakat CLU, H. Yamani menyampaikan jalan itu untuk kepentingan bersama, bukan hanya untuk masyarakat Tapin namun untuk seluruh masyarakat Kalsel. 

“Diwakafkan sebagai amal jariah. Bisa buat orang Barabai, Banjarmasin melintas,” ujar Ketua MUI CLU sekaligus pimpinan pondok pesantren periuk. 

Seperti diberitakan kemaren, kondisi jalan nasional Marabahan Margasari rusak berat kondisinya sulit untuk dilintasi karena ada lumpur dan lubang. 

Hal ini diakibatkan banyak faktor diantara angkutan sawit masyarakat dan kendaraan umum di musim penghujan ini. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya