E-Tilang Masih Disosialisasikan

Banjarmasin, KP – Tilang elektronik atau Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) dikenal E-Tilang, masih perlu disosialisasikan ke masyarakat sebelum dilakukan penindakan.

Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Maesa Soegriwo mengatakan, meski sudah memasang sejumlah spanduk dan papan imbauan namun masih banyak masyarakat yang belum tahu rencana penerapan tilang elektronik di Banjarmasin.

“Ditlantas akan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat tahu, Polda Kalsel segera menerapkan ETLE,” katannya pada workshop penerapan ETLE di Aula Mathilda Batlayeri Rabu (17/3)

Rencananya satu bulan kedepan, seluruh jajaran Ditlantas termasuk yang ada di Polresta Banjarmasin, kembali melaksanakan sosialisasi. Membagikan leflit ETLE dan menyampaikan tentang zona merah RHK (Ruang Henti Kendaraan) melalui papan himbauan serta spanduk kawasan ETLE.

“Sementara ini yang dikedepankan adalah edukasi. Jika sudah resmi diberlakukan, pihaknya akan menindak tegas para pelanggar,” ujarnya.

Sebab, kata dia, pelanggaran yang dilakukan pengendara dapat terlihat jelas melalui kamera CCTV yang dipasang di beberapa ruas jalan termasuk di pemberhentian lampu lalu lintas.

“Pengendara yang tertangkap kamera melanggar, maka secara otomatis terekam datanya dan diidentifikasi melalui nomor polisi,” tegasnya.

Berita Lainnya

Residivis Mainkan Belati Takuti Warga

1 dari 1.233

Ia menyebutkan, diantara pelanggaran yang dapat terekam kamera diantaranya pelanggaran marka dan apil (alat pemberi isyarat lalu lintas). Melawan arus, menggunakan ponsel, parkir sembarangan atau melanggar rambu lalu lintas, naik turun penumpang sembarangan, penggunaan helm, bonceng lebih dari satu serta pemakaian sabuk pengaman.

“Jadi, para pengendara tidak terkejut apabila mendadak diberi sanksi tilang elektronik karena melanggar lalu lintas,” katanya.

Untuk pelaksanaanya masih menunggu arahan dari pusat. Tapi yang jelas sarana dan prasarana penunjang e-Tilang, seperti kamera CCTV yang terhubung ke server Korlantas Polri sudah disiapkan. “Akhir April akan diluncurkan serentak,” ucapnya.

Dalam penerapan e-Tilang mendapat dukungan dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, Rusdiansyah. Bahkan ia menyarankan agar kamera yang terpasang di sejumlah traffic light dapat disinkronkan dengan Area Trafict Control System (ATCS) milik Dishub Banjarmasin.

“ATCS milik Dishub Kota Banjarmasin itu gunanya untuk mengontrol kegiatan lalu lintas yang ada di setiap persimpangan trafict light,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya penerapan e-Tilang tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang baik dan benar di jalan raya.

“Kita inginkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas hingga dapat mengurangi angka kecelakaan,” pungkasnya. (fin/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya