Jelang Kongres PB PMII, KH. Muhammad Ramli Doakan Sukses Lahirkan Pemimpin Ulul Albab

Banjarmasin, KP – Kongres PB PMII XX yang akan dilaksanakan pada pertengahan maret 2021 yang akan digelar di Kalimantan Timur, Rais Syuriah PWNU Kalimantan Selatan, KH. Muhammad Ramli mendoakan dan berpesan agar suksesi kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar, baik serta melahirkan pemimpin ulul albab, cinta tanah air, bangsa dan negara.

Menyikapi hal itu, M. Hafizh Ridha selaku Mabinda PKC PMII Kalimantan Selatan menyambut baik dan menerima pesan dari KH. Muhammad Ramli tersebut dan akan menyampaikan langsung dengan PB PMII serta Panitia Kongres nantinya.

Menurutnya, momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 kali ini dijadikan sebagai semangat baru bagi semua anggota untuk lebih tulus dan baik berkhidmat dengan NU serta memegang teguh komitmen kebangsaan.

Selain meminta do’a dan arahan dalam agenda silaturahim dan Konsolidasi terkait Harlah NU, Lakpesdam PWNU Kalimantan Selatan juga akan melaksanakan kegiatan Launching buku “50 Mas’alatan Waqi’iyyatan” Susunan KH. Muhammad Ramli menandai dimulainya rangkaian Harlah NU mengikuti kalender Hijriah, di Gedung NU Alabio.

Kegiatan itu dihadiri segenap pengurus dari jajaran Syuriah, Tanfidziyah maupun Badan Otonom semisal Ansor-Banser, IPNU-IPPNU, Fatayat dan Muslimat serta para alim ulama dan guru.

“KH. Muhammad Ramli menyampaikan betapa pentingnya generasi (sepuh) agar bisa mewariskan keilmuan buat anak cucu,” ungkap Hafizh saat melalui pesan singkat, Selasa (02/03) siang.

Sehingga nantinya mereka punya referensi maupun hujjah dalam melaksanakan amaliah-amaliah setiap harinya wabil khusus amaliyah An-Nahdliyah.

Berita Lainnya
1 dari 2.635

Berangkat dari sana, dengan semangat dari sahabat beliau yakni Alm KH. Hasbullah Manan selaku Syuriah PCNU Alabio bersama-bersama merampungkan tulisan demi tulisan.

“Hujjah demi hujjah dan dalil demi dalil guna menguatkan agar buku ini nantinya bisa menjadi pedoman dasar untuk generasi muda dalam memberikan pemahaman yang utuh sehingga tidak bertabrakan dengan amaliah yang kita jalankan,” terangnya.

Dalam hal ini tidak lupa KH. Muhammad Ramli mengucapkan terima kasih tak terhingga atas support dan bantuan semua pihak hingga lahirlah buku sederhana yang dikarangnya, wabil khusus pada KH. Abdul Haris Makki, sebagai Ketua PWNU Kalimantan Selatan sebagaimana tertulis di dalam kata pengantar.

“Serta bantuan dari kegigihan Anak kami M. Hafizh Ridha selaku Ketua LAKPESDAM PWNU Kalimantan Selatan bersama para penerjemah dan yang turut serta merampungkan buku ini,” sambungnya.

Ia menegaskan, Harlah NU ke 98 harus dimaknai dengan penguatan dan konsolidasi jam’iyyah ke setiap kabupaten/kota.

Sehingga silaturahmi bertatap muka langsung menjadi pilihan yang diambilnya hari ini dengan tetap mengutamakan penerapan prokes yang berlaku.

“Sebagaimana tema besar harlah NU tahun ini “Khidmah NU ; Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan,” pungkas Hafizh.

Sekedar diketahui, momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 kali ini dijadikan sebagai semangat baru bagi semua anggota untuk lebih tulus dan baik berkhidmat dengan NU serta memegang teguh komitmen kebangsaan.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya