Perempuan Cantik Meninggal Usai Chek In

korban check in di hotel tersebut sekitar pukul 03.00 WITA bersama dengan seorang pria

BANJARMASIN, KP – Seorang perempuan berusia 33 tahun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam kamar nomor 320 lantai 3 Save Hotel, Rabu (17/3) sekitar pukul 12.30 WITA.

Sesuai KTP, wanita berparas cantik tersebut bernama Aucha Nashayu Intan, warga Jalan Eko, Kuning Penjaringan Jakarta. Dan jasad korban ditemukan terbaring di ranjang kamar dengan tubuh hanya tertutup selimut Hijau.

Korban yang memiliki tato bunga mawar merah di bagian bahu sebelah kanan ini sudah dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin.

Pihak kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Timur dan Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin juga sudah memasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut di lokasi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Susilo membenarkan temuan mayat perempuan tersebut.

“Dari keterangan sementara oleh saksi, korban check in di hotel tersebut sekitar pukul 03.00 WITA bersama dengan seorang pria berinisial ML (25), warga Jalan Sutoyo Kecamatan Banjarmasin Tengah yang sudah booking kamar 320, sejak Senin (15/3),” jelasnya.

Namun tak lama setelah kabar meninggalnya korban, heboh. ML yang sebelumnya dicari pihak kepolisian menyerahkan diri.

Sementara dari hasil visum rumah sakit, menyatakan tidak ditemui hal-hal mencurigakan atau tanda-tanda kekerasan pada korban.

Kematian korban diduga akibat penyakit asma yang telah lama diderita korban kembali kambuh. “Korban memiliki riwayat penyakit asma, ini diperkuat dengan pernyataan ibu korban,” tuturnya.

Sedangkan hasil pemeriksaan terhadap ML, pihaknya tidak menemukan hal-hal mencurigakan.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

“Mereka cuma teman dekat. Sudah kita mintai keterangan dan sejauh ini tidak ada hal-hal mencurigakan. ML tak kembali itu hanya karena bingung saja,” ucapnya.

Dalam hal ini, selain teman pria korban yang turut diperiksa, petugas juga meminta keterangan tukang pijat yang sempat dipanggil untuk membantu mengobati korban, sebelum meninggal.

Hal itu sejalan dengan pemeriksaan saksi dari karyawan hotel setempat.

“Waktu pertama masuk menurut karyawan hotel, wanita tersebut terlihat sehat-sehat saja. Baru tadi pagi diketahui wanita itu sakit karena temannya minta bawang kepada karyawan hotel untuk dioleskan ke dada si wanita,” tutur Susillo

Berdasarkan informasi ML juga sempat memanggil tukang pijat untuk membantu mengobati korban.

Kemudian ML meminta bantuan kepada dua karyawan hotel untuk menunggu korban, saat ingin mengantar tukang pijat.

“Berdasarkan keterangan karyawan hotel yang diminta menunggu, kondisi korban sudah keliatan kritis. Bahkan sudah disarankan untuk dibawa ke rumah sakit saja. Namun ditolak oleh si pria,” tambahnya.

Rasa takut terjadi apa apa, kedua karyawan hotel yang diminta menunggu sempat meninggalkan kamar korban karena takut.

Namun tak selang lama mereka kembali lagi karena khawatir dengan kondisi korban.

Pada saat mereka kembali, korban sudah meninggal. Sedangkan teman prianya belum kembali.

Di dalam kamar hotel, petugas mengamankan beberapa barang bukti antara lain, tas korban, beberapa obat-obatan dan sebuah handphone. (yul/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya