Legenda sepakbola Banjarbaru
Dukung rencana Pemko untuk Pembangunan Stadion sepakbola

Para legenda sepakbola Banjarbaru sangat mendukung rencana Pemko membangun stadion sepakbola yang didadani APBN senilai Rp200M

Banjarmasin, KP – Para legenda sepakbola di Kota Banjarbaru menyatakan, sangat mendukung rencana Pemko setempat untuk membangun stadion sepakbola , yang didanani APBN senilai Rp200M.

Taufik Lasunk dari tim sepakbola JPOK Legend menyatakan mengapresiasi rencana tersebut, apalagi kalau didanai APBN melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, karena tidak memberatkan dana daerah yang juga banyak dipangkas untuk penanggulangan Covid-19.

‘’Secara pribadi saya dan teman-teman komunitas penggemar olahraga sepakbola di kota Banjarbaru, sangat mendukung rencana Pemko Banjarbaru yang kini dipimpin Aditya Mufti Ariffin untuk membangun stadion sepakbola tersebut,\’’ pungkas Taufik Lasunk.

Sementara, Ardiansyah, warga Banjarbaru yang merupakan legenda Peseban Banjarmasin tahun 90 an yang kini bermain di tim allstar Kalsel, menilai pembangunan stadion di Kota Idaman sangat tepat. Karena meskipun banyak memiliki lapangan bola, tapi tidak ada stadion, seperti di Martapura dengan Stadion Demang Lehman.

Dian panggilan akrab H Ardiansyah ini juga memuji keinginan Walikota Aditya

Untuk membina klub-klub local di Banjarbaru saja.

“Banjarbaru banyak klub saya yakin pemain pemainnya juga tidak kalah dengan luar kita akan membina klub milik Banjarbaru saja,” kata Walikota Aditya.

Pemerintah Kota Banjarbaru, akan membangun stadion megah dengan dana Rp200 miliar, yang seluruhnya dari dana APBN. Rencana tersebut sudah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Berita Lainnya
1 dari 399

Pemerintah kota Banjarbaru memang sangat serius untuk mewujudkan pembangunan The New Stadium of Banjarbaru. Jika tidak ada aral 2023 stadion Megah ini sudah akan berdiri di Kota Idaman.

“Insya Allah mudah mudahan 2023 sudah bisa digunakan,” kata wali kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, putra dari mantan Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin.

Artinya pembangunan stadion sebagai pengganti lapangan H Idak yang beralih fungsi menjadi Pasar Bauntung baru ini akan mulai digarap tahun ini atau 2022 nanti.

“Doakan saja, mudah-mudahan rencana ini bias terealisasi, karena memang sangat didambakan masyarakat Banjarbaru yang belum memiliki stadion refresentatif,” kata Ovie sapaan Aditya.

Bagaimana dengan anggaran Ovie mengaku setidaknya untuk membangun stadion megah ini diperlukan 200 miliar. Rencananya seluruh dana dari APBN.

Apalagi itu juga sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapennas) Republik Indonesia diterima sang menteri, Suharso Monoarfa beberapa waktu lalu.

“Tinggal rekomendasi detail dan persetujuan dari Bapennas. Jika dua ini selesai Insya Allah Menpora akan melaksanakan realisasi,” kata Ovie lagi.

Ada dua pilihan pembangunan stadion yakni di kawasan jalan Guntung Harapan, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin seluas 14 hektar dan lahan eks Antam di kawasan Cempaka seluas 20 hektar.

“Ini masih kami kaji dimana namun jika melihat administrasi soal pertanahan Guntung Harapan yang paling realistis,” tambah dia.

Jika stadion selesai bagaimana dengan klub, apakah akan memboyong klub Liga 1 dan 2, Ocvie mengaku tidak akan membeli lisensi klub luar namun dia ingin mengembangkan klub klub lokal di Banjarbaru saja. (dev/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya