Mahasiswa Jadi Penggerak Budaya Lokal

Berita Lainnya
1 dari 3.211

Banjarmasin, KP – Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Hj Rachmah Norlias mengharapkan agar mahasiswa bisa menjadi penggerak budaya lokal di wilayah Kalsel.
“Budaya lokal ini perlu dilestarikn, karena banyak generasi muda yang tidak mengetahui budaya daerah,” kata Hj Rachmah usai sosialisasi Perda Nomor 4 tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal di aula Kantor Camat Banjarmasin Selatan, kemarin.
Hal ini dikarenakan generasi muda saat ini lebh suka bermain gadget daripada mengenal budaya lokal, sehingga budaya lokal ini banyak dilupakan.
“Jadi mahasiswa diharapkan bisa menjadi penggerak budaya lokal di daerah ini,” tambah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) pada kegiatan yang dihadiri mahasiswa Duta Kampus Kalsel.
Selain itu, para mahasiswa ini juga bisa menyebarkannya kepada teman dan keluarga dekat tentang pentingnya budaya lokal.
Rachmah juga merencanakan untuk melakukan sosialiasi Perda Budaya Banua dan Kearifan Lokal kepada guru-guru muatan lokal yang ada di Kota Banjarmasin secara bertahap.
Dosen Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Mukdiansyah menjelaskan, untuk menjaga kelestarian budaya banua dan kearifan lokal diperlukan rencana arah dan kebijakan berkelanjutan yang bertujuan pada perwujudan bentuk budaya banua dan kearifan lokal.
“Karena banyak anak negeri yang lebih menyukai budaya luar negeri dari pada budaya negeri sendiri,” kata Mukdiansyah.
Untuk itu, diperlukan kesadaran bersama untuk berkomitmen terhadap berbangsa dan bernegara agar generasi muda selamat dari ideologi budaya luar.
“Ini untuk melindungi diri dari ideologi budaya luar sekaligus implementasi sila pertama. Jadi kalau mejalankan sila pertama ini, kita bisa terhindar dari ideologi budaya luar,” jelasnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya