TLC Peduli Sesama, Berbagi Melalui Program Social Charity

Banjarmasin, KP – Toyota Logistics Community (TLC) merupakan organisasi para vendor logistik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berlokasi di Jakarta.

Sejak terbentuk pada tahun 2015 PT TMMIN dan TLC selalu berkolaborasi dan bersinergi dalam berbagai kegiatan, di antaranya seperti workplace development, people development dan team work & social charity.

Sebagai Dewan Pelindung TLC saat ini adalah Nandi Julyanto sekaligus Vice President Director PT TMMIN. Sedangkan, selaku chairman TLC yakni Hary Soputan.

TLC sebagai bagian dari pilar Toyota way Respect to People, menginisiasi berbagai program social charity. Contohnya, melakukan aksi kemanusiaan saat terjadinya musibah gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Nawang Wijayati SH MH, perwakilan dari Toyota Logistics Community Jakarta di Banjarmasin, mengungkapkan bahwa TLC sangat peduli dengan sesama, khususnya saat melakukan charity di Kalsel dalam bentuk kegiatan Toyota Berbagi.

Berita Lainnya
1 dari 854

“Saat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Banjar beberapa waktu yang lalu, kami hanya lima orang di lapangan, dan semuanya wanita. Saya bersama teman-teman, Ibu Diah Rivani, Waty, Euis, dan Atha,” tutur Nawang.

Menurutnya, mereka terjun ke lapangan dan langsung bertatap muka dengan masyarakat yang terdampak untuk membagikan paket sembako tersebut.

“Kemarin, kami membagikan sekitar 100 paket sembako, seperti beras, gula, mie instant, teh, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Sasarannya, wilayah di mana masyarakatnya masih terdampak banjir,” tambah Nawang.

Tak hanya menyalurkan bantuan, dikatakan Nawang, ia dan teman-teman juga memberikan motivasi, semangat dan dukungan moril untuk masyarakat agar tetap optimis dan segera bangkit lagi.

“Kami ingin, para korban yang terpuruk akibat banjir ini segera pulih, baik dari sisi moril maupun materilnya. Makanya, kami juga memberikan support ke mereka agar cepat bangkit, bekerja dan mencari nafkah lagi,” imbuhnya.

Seperti kita ketahui, bencana banjir di Kabupaten Banjar cukup luas dampaknya. Wilayah yang tergenang hampir 60 persen dan berdampak di 19 Kecamatan dari 20 kecamatan dan 207 desa yang juga terdampak. Otomatis hal ini membuat masyarakat tidak bisa melaksanakan aktifitasnya untuk kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, ke depannya tak terjadi lagi musibah banjir yang melanda masyarakat di daerah tersebut. Mudah-mudahan, mereka kembali merasa aman dan nyaman dalam melakukan kegiatan seperti sedia kala,” pungkas Nawang (opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya