Warga Guntung Paikat Digegerkan Tulang Belulang Mirip Milik Bayi

Banjarbaru,KP – Warga Komplek Citra Berlian, Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru, dibuat gempar setelah adanya laporan temuan diduga kuat tengkorak milik mayat di dalam sebuah sumur.

Salah seorang warga, Sawitri menjelaskan, awalnya mencium bau tidak sedap di sekitar tempat tinggalnya. Lalu, karena penasaran dirinya lantas memanggil sang suami untuk memastikan sumber bau tersebut.

Setelah dilakukan pencarian dugaan kuat sumber bau berasal dari sumur milik tetangga, kemudian kedua pasutri ini memutuskan memanggil aparat kepolisian untuk kembali memastikan temuan tersebut merupakan jasad manusia atau bukan.

“Saat mengetahui sumber bau, saya juga memanggil tetangga yang kebetulan salah satu anggota brimob. Kalau dari yang saya lihat kemungkinan itu manusia,” jelasnya

Tak lama berselang, tim polisi dan anggota tim Inafis Polres Banjarbaru datang untuk memastikan.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

Anggota tim inafis, Aulia Rahman dari Sat Reskrim Identifikasi Polres Banjarbaru, membenarkan, pihaknya menerima laporan terkait adanya temuan diduga jasad tenggelam di dalam sebuah sumur dengan kedalaman sekitar 8 meter dan diameter 80 cm.

Di lokasi kejadian, tim gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap temuan diduga jasad yang kondisinya hanya tinggal tulang belulang dan diperkirakan telah tenggelam lebih dari satu bulan.

Setelah beberapa menit pemeriksaan dan berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, menunjukkan tulang belulang yang ditemukan tersebut murni hanya berupa bangkai dari hewan sejenis kucing.

“Setelah melakukan pemeriksaan ternyata apa yang dilaporkan masyarakat diduga dengan adanya penemuan tengkorak bayi, ternyata hanya tengkorak kucing,” jelasnya.

Untuk itu Aulia mengimbau agar masyarakat khususnya ibu rumah tangga (IRT) untuk lebih memperhatikan kondisi sumur yang berada di sekitar tempat tinggal, agar jangan sampai menyebabkan berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai mengakibatkan anak-anak bisa jatuh hingga tak tertolong. Jadi untuk warga juga harus selalu waspada,” jelasnya. (dev/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya