Bupati Sampaikan Ranperda Pertanggunjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020

Rantau, KP – Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyampaikan pengantar rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Tapin Tahun anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapin. Selasa (22/06/2021) kemarin bertempat Gedung DPRD Tapin.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Tapin H Yamani dan didampingi Wakil Ketua H MIdpay Syahbani. Turut hadir Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor, Sekretaris Daerah Tapin H Masyraniansyah dan sejumlah Kepala SOPD Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.

Dalam laporan pengantarnya Bupati menyampaikan, Ranperda pada hakekatnya merupakan sesuatu yang sangat penting dan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kepala Daerah menyampaikan rancangan perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan lampiran keuangan daerah untuk mendapat persetujuan bersama, “ terang Bupati.

Sebagaimana ditetapkan APBD Perubahan Tahun anggaran 2020, pertama pendapatan ditargetkan Rp1.116.864.597.728,00 terealisasi Rp1.187.334.462.928,80 atau sebesar 106,31 persen. Sedangkan belanja dan transfer dialokasikan sebesar Rp1.534.525.280.796,08 terealiasi Rp1.239.501.245.084,80 atau 80,78 persen.

Gambaran umum tentang realiasi APBD Kabupaten Tapin Tahun 2020 adalah pertama Pendapatan Asli Daerah dianggarkan Rp69.810.653.154,00 terealiasi Rp98.887.171.699,80 atau 141,65 persen. Kemudian pendapatan transeper dari transfer pemerintah pusat, lainnya dan transfer pemerintah provinsi sebesar Rp1.011.008.421.296,00 dapat terealiasi Rp1.061.166.426.882,00. Lain lain pendapatan sah Rp36.045.523.278.00 terealisasi Rp27.280.864.347,00 atau sebesar 75,68 persen.

Berita Lainnya
1 dari 266

Kedua belanja ada tiga kelompok pertama belanja operasi dialokasikan Rp864.774.412.662,08 terealiasi Rp744.099.463.333.73 atau 86,05 persen. Kedua belanja modal dianggarkan Rp426.491.270.124,00 terealisasi Rp314.884.915.821,07 atau 73,83 persen. Ketiga Belanja tak terduga dianggarkan Rp75.364.800.000,00 terealisasi Rp13.420.690.337,00 atau sebesar 17,81 persen.

Selanjutnya transfer dianggarkan Rp167.912.798.010,00  terealiasi Rp167.275.363.493,00 atau 99,62 persen. Penerimaan pembiyaan daerah dianggarkan Rp417.660.683.068,08  terealiasi Rp379.182.279.288,27 atau 90,79 persen, kedua pengeluaran pembiaan daerah tahun 2020 tidak dianggarakan.

Untuk laporan kas pemerintah daerah untuk tahun berakhir 31 desember 2020 dan 2019 tergambar saldo akhir Rp301.932.715.847,16.

“Rancangan peraturan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020 ini disampaikan, hanya berupa isi pokok-pokoknya saja, selanjutnya termuat dalam Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dan peraturan Bupati Tapin tentang penjabarannya,“ ujar Bupati.

Sementara Ketua DPRD Tapin Yamani mengatakan, dengan telah disampaikan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tapin tahun 2020 oleh Bupati Tapin, DPRD Tapin akan membahas sesuai dengan menkanisme aturan yang berlaku.

“Usai disampaikan akan dibahas bersama seluruh anggota dewan Tapin, untuk selanjutnya disetuji bersama,” katanya. (abd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya