DPPKB HSU Gelar Ramah Tamah dengan BKKBN Kalsel

BUPATI HSU - Drs H Abdul Wahid MM MSI saat acara ramah tamah. (KP/Ist)
DPPKB HSU bersama Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan. (KP/Ist)

Amuntai, KP – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar ramah tamah bersama Kepala perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan(Kalsel).

Kegiatan ramah tamah yang dihadiri Bupati HSU Drs H Abdul Wahid MM MSI dilangsungkan di Mess Negara Dwipa Amuntai tersebut dalam rangkaian kegiatan HARGANAS 2021, pelayanan KB gratis dan pelayanan posyandu HI di Kabupaten HSU dan sekaligus peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia(IBI) ke-70.

Dalam ramah tamah ini juga dilakukan pemotongan Tumpeng dalam rangka Peringatan Hut IBI Ke-70 oleh bupati didampingi perwakilan kepala BKKBN Kalsel, Kepala DPPKB HSU, Hj Annisah Rasyidah Wahid, Dandim 1001 Amuntai Balangan, Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, dan Ketua pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang HSU.

Usai pemotongan tumpeng dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan KB sejuta akseptor gratis di Puskesmas Sungai Karias dan Pencanangan Posyando HI (Posyando, BKB, PAUD) di desa Pematang Benteng Kecamatan Sungai Tabukan.

Dalam Laporannya Kepala DPPKB HSU menyampaikan dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga, saat ini telah melaksanakan beberapa kegiatan dalam rangkaian HARGANAS 2021, yaitu pelayanan KB gratis dan pelayanan posyandu HI.

Adapun tujuan kegiatan yang dilaksanakan tersebut guna meningkatkan cakupan keluarga berencana atau KB baru dalam peserta KB dan mengsinergikan gerak dan langkah keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting.

Berita Lainnya
1 dari 359

“Tujuan khususnya mengoptimalkan peran pemangku kepentingan dan mitra kerja terkait dalam pelayanan KB serentak, kemudian meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting,” ungkap Annisah.

Anisah pun menambahkan total pencapaian pelayanan KB sejuta akseptor di HSU tahun 2021 secara keseluruhan baik MKJP maupun non MKJP sebesar 138 persen melebihi target yang ditetapkan oleh perwakilan BKKBN Prov Kalsel.

Adapun pelaksanaan yang dilaksanakan oleh DPPKB HSU pertama pelayanan KB gratis bekerja sama dengan PKK, TNI, DINKES, IBI, dan BAZNAS dimulai awal Juni dengan Lokus stunting, setiap kampung KB dapat bantuan 20 Sembako bagi kaum Lansia dengan ekonomi lemah.

Dalam sambutan Bupati HSU berharap melalui kegiatan ini semakin meningkatkan kebersamaan, koordinasi, dan kerjasama kita yang sinergi, sekaligus meningkatkan komitmen kita bersama untuk membangun keluarga yang sejahtera dan bahagia khususnya di Kalimantan Selatan dan di HSU.

“Kami berharap mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, sejahtera dan berkualitas. Agar tetap memberikan manfaat langsung pada keluarga dan masyarakat, serta menginspirasi setiap keluarga untuk tetap menajaga semangat dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas”harap bupati.

Ir H Ramlan MA selaku Kepala perwakilan BKKBN Prov Kalsel memberikan arahan yang di sampaikan Presiden, Presiden Joko Widodo pada Januari 2021 menargetkan pada tahun 2024 kasus stunting di Indonesia bisa ditekan hingga berada di angka 14 persen dan angka kematian ibu bisa ditekan hingga di bawah 183 kasus per 100.000 ibu melahirkan.

Stunting harus ditekan dari hulu ke hilir, mulai dari program edukasi hingga intervensi gizi untuk mencegah anak gagal tumbuh. Program edukasi penting agar anak tidak salah gizi. Selain itu, juga harus diperhatikan pengamatan terhadap kondisi gizi anak. (nov/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya