PKK Tapin Launcing Si Dama Suka Ceting Cegah Stunting

Rantau, KP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani Arifij didampingi Penjabat Ketua PKK Provinsi Kalimantan Selatan Safriati Safrizal melauncing “SI DAMA SUKA CETING” yaitu sebuah sistem Informasi Dasa Wisma Supaya Kita Cegah Stunting bertempat Lokus Stunting Desa Pandahan Kecamatan Tapin Tengah. Selasa (8/6/2021) kemarin siang.

Launcing Si Dama Suka Ceting ditandai dimulainya menyampaikan contoh berupa ?artu data di hadapan para dasa wisma dan pengurus desa di Desa Pandahan Kecamatan Tapin Tengah yang menjadi lokasi lokus stunting oleh Ketua TP PKK Kab Tapin.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin mengatakan, inovasi Si Dama Suka Ceting dalam rangka mewujudkan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tapìn.

“Inovasi dibuat untuk sebuah informasi dan pendataan stunting dilakukan oleh dasa wisma di lokasi menjadi lokus stunting, “jelasnya.

Jadi si Dama Suka Ceting sebuah kartu bersikan pemantauan kesehatan bagi ibu hamil, bayi dan balita yang di lakukan kader dasa wisma di desa atu kelurahan.

Setelah launcing ini Tim Penggera? PKK pertama melakukan sosialisasi dan demo pengisian kartu si dama suka ceting, kedua melakukan penggadaan suka ceting dan pemantaun dan evaluasi akhir tahun 2021.

“Mudah-mudahan adanya inovasi ini stunting di Kabupaten Tapin lebih cepat dituntaskan, “harapnya.

Berita Lainnya
1 dari 251

Sementara Pj PKK Provinsi Kalimantan Selatan Safriati Safrizal mengaku bangga dengan luancing si Dama Suka Ceting di Kabupaten Tapin yaitu sistem informasi dasa wisma supaya kita cegah stunting melalui selanting selamatkan anak tapin dari stunting.

“Ini merupakan program yang selaras dan bersenergi program pkk di Pokja IV Tim Penggerak PKK Pusat dalam penanganan dan pencegahan stunting, “ujarnya.

Sehingga desa atau kelurahan yang dijadikan lokasi program selanting akan kita angkat menjadi pilot projek yang akan kita ajukan tingkat nasional.

“Jadi inovasi Si Dama Suka Ceting di selaraskan Selanting Kabupaten Tapin bisa menjadi pilot projek bagi seluruh Indonesia dalam penanganan dan pencegahan stunting,” katanya.

Adanya inovasi ini langsung menyasar le lokasi yang menjadi lokus stunting sehingga mendapatkan data yang akurat, yang pada akhirnya stunting dapat tertangani dengan baik.

Sehingga keberhasilan launcing kegiatan akan lebih banyak membawa keberhasilan.

Turut hadir Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Kepala Dinas Kesehatan Tapin Alfian Yusuf, Camat Tapin Tengah Sugiannoor, Kepala Desa Pandahan, Tim Penggerak PKK Prov Kalsel dan PKK Kabupaten tapin serta Tim Penggerak PKK Desa Pandahan. (abd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya