Reses, Tempat Curhat Kenaikan Biaya Sewa Meter PDAM

Banjarmasin,KP – Ketidaksetujuanatas Keputusan Direksi PDAM Bandarmasih yang disetujui Walikota H Ibnu Sina menaikkan tarif sewa meter rupanya tidak hanya disampaikan pihak DPRD Kota Banjarmasin, tapi juga ditentang oleh warga yang menghadiri reses anggota DPRD Kota Banjarmasin.

Penolakan itu setidaknya, disampaikan warga hampir di semua dapil anggota DPRD Kota Banjarmasin.

“Ya dalam reses dilaksanakan aspirasi disampaikan warga salah satunya mereka keberatan soal dinaikkannya biaya meter PDAM,” kata anggota DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah.

Hal itu dikemukakannya saat bersama anggota dewan lainnya dari dapil Kecamatan Banjarmasin Timur melaksanakan kegiatan reses, Sabtu (3/7/2021).

Awan Subarkah mengemukakan, menyusul kenaikan biaya meter PDAM dan khabarnya telah mendapatkan rekomendasi dari Walikota Banjarmasin Ibnu Sina itu diumumkan anggota DPRD Banjarmasin sudah satu suara menyatakan tidak setuju.

“Salah satu hal yang menjadi pertimbangan adalah karena kondisi perekonomian masyarakat saat ini sedang sulit akibat dampak wabah corona,” ujar anggota dewan empat periode dari dapil Kecamatan Banjarmasin Timur ini.

Sebelumnya ia menegaskan, kebijakan yang membebani masyarakat dengan alasan apapun saat ini tidaklah tepat.

“Jujur kami terkejut karena tidak ada informasi sebelumnya dari Pemko Banjarmasin atau PDAM Bandarmasih. Belum tepat saat ini ada kenaikan tarif yang ujung-ujungnya membebani masyarakat,” ucap anggota dewan Fraksi PKS ini.

Senada dengan Awan, Anggota DPRD Banjarmasin Hilyah Aulia dari Fraksi PKB juga menolak secara tegas kenaikan tarif sewa meter air lantaran saat ini warga sedang kesulitan ekonomi akibat pandemi yang tak kunjung usai.

“Kami minta kenaikan tarif dibatalkan dulu. Di dewan kami juga tidak tahu ada kenaikan. Kedepan harus ada komunikasi dengan Legislatif jika ada kebijakan seperti ini,” kata Hilyah Aulia.

Sementara anggota DPRD Banjarmasin dari dapil Kecamatan Banjarmasin Selatan Abdul Rasyid Ridha, juga menyayangkan kenaikan tarif sewa meter di tengah kondisi serba sulit seperti saat ini.

Berita Lainnya
1 dari 3.204

Terlebih lanjutnya, DPRD Banjarmasin sama sekali tidak mengetahui ada rencana hingga keputusan kenaikan tarif sewa meter resmi dikeluarkan Direksi PDAM Bandarmasih.

“Masyarakat tentu kecewa dengan kebijakan ini. Saya pribadi juga kecewa. Kita berharap PDAM membatalkan kebijakan ini,” ujarnya.

Anggota DPRD Banjarmasin Fraksi PAN Banjarmasin H Muis juga mengaku tak habis pikir dengan kebijakan PDAM yang menurutnya tanpa pikir panjang mengambil sebuah kebijakan.

“Untuk itu saya minta kenaikan biaya meter PDAM ni ditunda dulu. Sebab sekarang masyarakat sedang dalam kondisi sulit,” kata anggota dewan dapil Kecamatan Banjarmasin Selatan ini.

M Natsir dari Fraksi PDI Perjuangan menjelaskan terkait kebijakan itu, DPRD Banjarmasin melalui komisi II akan segera memanggil jajaran direksi PDAM Bandarmasih untuk dimintai penjelasan.

“Dalan pertemuan nanti apapun alasannya kami komisi II sepakat menolak kenaikan tarif biaya meter tersebut,” ujar M Natsir.

Penolakan sama juga disampaikan anggota DPRD Kota Banjarmasin dapil Kecamatan Banjarmasin Utara.

Legislator dapil Banjarmasin Utara Taufik Husin menyebut, PDAM Bandarmasih tidak memiliki rasa iba dengan kondisi masyarakat saat ini.

Taufik Husin Politisi asal Fraksi PDIP DPRD Banjarmasin ini mendesak, agar PDAM Bandarmasih segera mencabut kebijakan kenaikan biaya penyesuaian sewa meter itu.

Sementara Bambang Yanto Permono politisi Fraksi Demokrat DPRD Banjarmasin ini bahkan meminta, walikota Banjarmasin menegur direktur utama (Dirut) PDAM Bandarmasih.

Sebab menurut Bambang Yanto, ia yakin kebijakan kenaikan sewa meter PDAM Bandarmasih itu tanpa sepengetahuan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya