Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Percepat Vaksinasi, Pemko Banjarmasin Berembuk Dengan Wagub Kalsel

×

Percepat Vaksinasi, Pemko Banjarmasin Berembuk Dengan Wagub Kalsel

Sebarkan artikel ini
Hal 9 4 Klm Koordinasi
DIALOG VAKSIN - Wagub Kalsel H Muhidin saat dialog soal Vaksin bersama Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Wakil H Arifin Noor, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, H Harry Wijaya. (KP/Istimewa)

Tujuan kegiatan selain memonitoring dan menindaklanjuti percepatan Vaksin di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhidin dan seluruh kepala puskesmas di Kota Banjarmasin yang membahas percepatan vaksinasi di kota berjuluk seribu sungai ini, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu 29/09/2021.

Kalimantan Post

Bahkan dalam pertemuan itu Walikota Banjarmasin Ibnu Sina hadir didampingi Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, H Harry Wijaya, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi dan yang mendampingi Wagub Kalsel yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Muslim.

Kemudian dalam kesempatan itu, H Muhidin memaparkan tujuan kegiatan tersebut yakni memonitoring sekaligus menindaklanjuti terkait percepatan Vaksin di Kota Banjarmasin.

“Hari ini kita menindaklanjuti supaya ada percepatan untuk vaksinasi di Kota Banjarmasin, karena tulang punggung Kalimantan Selatan ini adalah Banjarmasin,” papar H Muhiddin.

Ia menegaskan apabila stok vaksin di Kota Banjarmasin habis maka pihaknya akan terus menambah vaksin dan akan didistribusikan ke puskesmas masing-masing di Kota Banjarmasin.

“Nah jadi, kita harus dukung penuh dulu Banjarmasin ini, ternyata apabila vaksin Banjarmasin ini habis, kami tambah karena vaksin ini masih ada terus. yang penting masyarakat jangan khawatir, kalau nya ada handak bevaksin tamui haja puskesmas,” ucap H Muhiddin.

“Ada sekitar 32 ribu dosis terbagi-bagi. Ada di TNI-Polri dan ada juga di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga 17 ribu dosis. Diperkirakan dalam 10 hari bisa dihabiskan sebagai upaya percepatan vaksinasi di Banjarmasin,” pungkasnya.

Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin untuk tidak takut bervaksin walaupun KTP domisili beda daerah, akan tetapi yang diprioritaskan adalah masyarakat Kalimantan Selatan, hal ini dilakukan demi kepentingan bersama khususnya kesehatan Warga masyarakat Kalsel.

Baca Juga :  Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin, Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Masyarakat

“Ayo, masyarakat di pelosok datangi Puskesmas, daftarkan diri bawa KTP , kita kada peduli dari urang mana haja kah, yang penting urang Kalimantan Selatan dulu yang di utamakan. Nah kalo yang ada di pelosok ini, Inya membawa KTP haja, bilanya kededa KTP bawa haja kartu keluarga, jadi mudah,” pungkasnya. (nar/K-3)

Iklan
Iklan