Tarif Air Bersih PDAM Bandarmasih Bakal Naik ?


Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah untuk penyesuaian, karena PDAM Bandarmasih hampir dalam 10 tahun terakhir belum pernah melakukan kenaikan tarif air bersih

Berita Lainnya
1 dari 3


BANJARMASIN, KP – Setelah kenaikan tarif sewa meter ditunda, PDAM Bandarmasih berencana akan menaikkan tarif air bersih kepada pelanggan.
Penyesuaian tarif air bersih ini kabarnya sudah dirundingkan antara Pemko Banjarmasin selaku pemilik perusahaan daerah yang melayani hajat hidup orang banyak ini.
Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah untuk penyesuaian, karena PDAM Bandarmasih hampir dalam 10 tahun terakhir belum pernah melakukan kenaikan tarif air bersih,tapi juga soal regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat.
” Memang benar saat ini Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel, masih merundingkan rencana kenaikan tarif air minum, dengan alasan penyetaraan tarif air bersih di Kalsel,” kata Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Hal itu disampaikannya kepada wartawan usai menyampaikan RAPBD tahun anggaran 2022 dan persetujuan bersama perubahan Revisi Perda Nomor : 7 tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah Kota Banjarmasin, Senin (13/9/2021).
Sebelumnya Walikota Ibnu Sina mengatakan, Pemprov Kalsel menginginkan tarif air bersih di Kalsel setara dilakukan penyesuaian.
Ibnu Sina mengisyaratkan, jika memang kebijakan kenaikan tarif air bersih harus dilakukan, maka perbandingan tarif yang ada saat ini akan naik dua kali lipat.
“Cukup tinggi dua kali lipat. Makanya kami masih komunikasikan masalah ini dengan Pemprov Kalsel,” ungkapnya.
Ia mengakui, kebijakan menaikkan tarif air bersih diakuinya saat ini dirasakan belumlah tepat mengingat kondisi masyarakat yang sedang dihadapkan situasi sulit akibat dampak pandemi Covid-19.
Menyadari kondisi perekonomian masyarakat yang belum membaik ini tandas Walikota Ibnu Sina, idealnya tarif air bersih untuk sementara tidak mengalami kenaikan.
“ Tunggu sajalah bagaimana perkembangannya nanti. Yang jelas kami masih komunikasikan dengan Pemprov Kalsel,” tutupnya.
Meski lebih jauh Walikota mengakui, untuk terus berusaha meningkatkan pelayanan PDAM Bandarmasih kini menghadapi sejumlah kendala pendanaan.
” Sementara dalam beberapa tahun ini PDAM tidak lagi mendapatkan penyertaan modal dari Pemko Banjarmasin hingga belum bisanya diputuskan penyesuaian tarif,” demikian kata Walikota Ibnu Sina.(nid/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya