Dinas Kesehatan Barito Utara Laksanakan Monev Imunisasi Triwulan IV 2021

Pertemuan monitoring evaluasi (Monev) imunisasi triwulan IV bagi petugas RSUD, Puskesmas dan petugas Logistik Imunisasi se Kabupaten Barito Utara

Pertemuan monitoring evaluasi (Monev) imunisasi triwulan IV bagi petugas RSUD, Puskesmas dan petugas Logistik Imunisasi se Kabupaten Barito Utara

Muara Teweh, KP – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara mengadakan pertemuan monitoring evaluasi imunisasi triwulan IV bagi petugas RSUD, Puskesmas dan petugas Logistik Imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo mengatakan perkembangan kasus Covid-19 sudah mulai menurun.

“Sampai Senin 11 Oktober 2021 kasus Covid-19 di daerah ini dengan kasus terkonfirmasi 1532, pasien sembuh 1484, meninggal dunia 44 jiwa suspek dirawat RSUD 0 orang, pasien positif dirawat RSUD 0 orang, isolasi mandiri 2 orang dan isolasi di luar Barito Utara 2 (dua) orang (total 4 kasus dalam perawatan dan isolasi),” katanya, Selasa 12 Oktober 2021.

Berita Lainnya
1 dari 609

Capaian vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan dosis 1(1349=1119 persen) D2 (1322=117 persen) D3 (964=84,71 persen), pelayan publik dosis 1 (15,110=158 persen) Dosis 2 (12.168=127,4 persen) dan lansia dosis 1 (7343=31,5 persen) dosis 2 (2966=24,93 persen), serta masyarakat umum, rentan dan remaja (MURR) dosis 1 (13.049=15,74 persen) dan dosis 2 (6247=7,54 persen).

“Namun secara rekapitulasi pencapaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Barito Utara masih rendah dibandingkan dengan kabupaten lainnya, yaitu nomor 2 terendah dari 14 kabupaten dan kota di Kalteng,” katanya.

Sisa vaksin Covid-19 per Minggu 10 Oktober 2021 sebanyak 4.651 dosis, pemakaian 54.131 dosisi, alokasi ke puskesmas/RSUD di gudang farmasi 2.796 dosis (Astrazeneca dosis 1 dan 2 masyarakat dan Sinovac alokasi Dinas/TNI/Polri).

“Berdasarkan hasil laporan tersebut ada beberapa hal yang saya tekankan dan sampaikan pada pertemuan ini,” katanya.

Masih ada perbedaan antara P.Care dan rekapan harian vaksinasi Covid-19 di Barito Utara. “Untuk itu kami harapkan pada pertemuan ini bisa segera sinkron antara pelaporan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Dijelaskan agar segera melaksanakan vaksinasi dan habiskan vaksin Covid-19 begitu ada alokasi vaksin ke puskesmas atau RSUD. “Apabila belum dilaksanakan segera dialokasikan ke puskesmas yang memerlukan,” ungkapnya.

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya